-->

Bupati Taput Dorong Lahirnya Generasi Brilian dan Tangguh di Tengah Tantangan Era Digital

Sebarkan:

 

Bupati Taput JTP Hutabarat memberikan materi seminar pada pelantikan DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung, Sabtu (23/5/2026). Diskominfo Taput/Hastara.

TAPUT, HASTARA.ID — Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkarakter kuat di tengah derasnya perkembangan teknologi dan tekanan sosial era digital.

Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Taput periode 2026–2029 di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung, Sabtu (23/5/2026).

Dalam kepengurusan baru tersebut, Edi Siburian dipercaya sebagai ketua, didampingi Imanuel Parhusip sebagai sekretaris dan Agnes Tiorida Purba sebagai bendahara. Kegiatan diawali dengan ibadah dan dilanjutkan seminar kepemudaan yang menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Bupati Taput. Dalam paparannya, Jonius menyoroti fenomena “generasi strawberry”, yakni generasi muda yang dinilai kreatif, terbuka, dan melek teknologi, namun rentan terhadap tekanan sosial dan mental.

“Kita harus mampu adaptif terhadap perkembangan zaman agar tidak tertinggal bahkan tersingkir. Generasi muda harus kreatif dan inovatif,” tegasnya.

Pemkab Taput saat ini menaruh perhatian serius terhadap pembangunan karakter generasi muda. Ia menilai, prestasi tidak cukup hanya ditopang kecerdasan akademik, tetapi juga disiplin dan kekuatan mental.

“Ke depan, generasi muda harus memiliki mental yang kuat menghadapi tantangan dan kemungkinan terburuk, sehingga tidak mudah menyerah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan anak muda dalam pembangunan daerah. Karena itu, Pemkab Taput disebut tengah menyiapkan berbagai ruang kreatif dan ruang terbuka untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda.

Tak hanya itu, Jonius memastikan pemerintah daerah akan memperkuat kolaborasi dengan gereja dan tokoh rohani dalam membina karakter generasi muda. Salah satunya melalui rencana pemberian penghargaan kepada guru sekolah minggu.

“Pemerintah akan menggandeng gereja dan rohaniawan untuk membangun generasi muda Tapanuli Utara yang brilian,” katanya.

Seminar menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan dan keagamaan, di antaranya ASN Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Doharta Hutabarat, Rektor Institut Teknologi Del Prof. Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, serta Staf Khusus Ephorus Huria Kristen Batak Protestan Pdt. Dr. Frenky Napitupulu. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, pengurus GAMKI Sumut, serta para pelajar SMP dan SMA bersama guru pendamping. (os)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini