-->

Masih Tertinggal, Rico Waas Diminta Prioritaskan Infrastruktur di Wilayah Simalingkar B

Sebarkan:

 

Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap dalam sebuah momen tampak bersama. Keduanya diharapkan lebih memperhatikan kondisi pembangunan di wilayah Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Kondisi infrastruktur di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, dan sebagian wilayah Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, dinilai masih jauh tertinggal dibandingkan kawasan lain di Kota Medan.

Anggota DPRD Kota Medan, Binsar Simarmata, mendesak Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas memberi perhatian khusus dengan mengalokasikan anggaran pembangunan yang memadai untuk membenahi kawasan tersebut.

Menurut Binsar, persoalan infrastruktur di Simalingkar B bukan sekadar keluhan warga, tetapi kondisi yang terlihat nyata di lapangan. Sejumlah ruas jalan, drainase hingga lampu penerangan jalan umum (LPJU) dinilai belum memenuhi standar fasilitas kawasan perkotaan.

"Kondisi wilayah Simalingkar B dan sekitarnya itu jauh tertinggal dari kelurahan lain di Kota Medan. Infrastrukturnya seperti jalan, drainase dan LPJU tidak layak sebagaimana fasilitas umum perkotaan," kata Binsar kepada wartawan, Senin (8/8/2026).

Politisi Partai Perindo itu secara khusus menyoroti kondisi Jalan Pintu Air 4 hingga kawasan depan Kebun Binatang Medan (Medan Zoo). Ruas jalan tersebut, katanya, mengalami kerusakan cukup parah dan dipenuhi lubang.

Kondisi semakin membahayakan karena sejumlah bahu jalan terlihat ambles atau memiliki elevasi lebih rendah dibandingkan badan jalan. Situasi itu berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

"Kondisi jalan dari Jalan Pintu Air 4 sampai depan Medan Zoo rusak parah. Banyak lubang dan bahu jalannya juga tidak layak karena ada yang ambles. Ini tentu membahayakan masyarakat yang melintas," ujarnya.

Tak hanya jalan utama, Binsar menyebut persoalan serupa ditemukan di kawasan permukiman. Sejumlah jalan lingkungan dan drainase, menurut dia, bahkan masih ada yang belum pernah dibangun atau mendapat penanganan memadai dari Pemko Medan.

Persoalan LPJU juga menjadi sorotan. Lampu penerangan di sejumlah jalan umum maupun lingkungan permukiman disebut banyak yang rusak sehingga dikhawatirkan mengurangi rasa aman masyarakat, terutama pada malam hari. Karena itu, Binsar meminta Pemko Medan tidak menjadikan Simalingkar B dan kawasan sekitarnya sebagai wilayah yang luput dari prioritas pembangunan.

"Kita berharap Wali Kota Medan Rico Waas bisa membenahi semua itu dengan mengalokasikan anggaran pembangunan yang memadai. Jangan sampai Simalingkar B dan sekitarnya terus tertinggal jauh dari kelurahan lainnya," tegas Sekretaris Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan itu.

Binsar mengatakan, kondisi tersebut diketahuinya berdasarkan interaksi intensif dengan masyarakat. Ia juga mengaku beberapa kali turun langsung ke kawasan permukiman untuk melihat kondisi yang dikeluhkan warga.

Karenanya ia mendorong Wali Kota Rico Waas turun langsung melihat kondisi Simalingkar B sekaligus meninjau Medan Zoo yang merupakan salah satu aset Pemko Medan dan dikelola PUD Pembangunan.

"Pak wali kota sesekali berkunjunglah atau sidak ke Simalingkar B. Sekalian melihat kondisi Medan Zoo. Dengan turun langsung, saya yakin persoalan di lapangan akan terlihat lebih jelas," katanya.

Begitupun Binsar menegaskan pembangunan kawasan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ia mengajak para kepala lingkungan (kepling), lurah dan camat lebih aktif menyerap aspirasi warga sehingga persoalan yang muncul dapat segera diteruskan melalui mekanisme pemerintahan.

Masyarakat juga diminta proaktif menyampaikan kebutuhan pembangunan melalui kepling, lurah hingga camat untuk selanjutnya dibawa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Masyarakat juga harus proaktif mengusulkan program pembangunan melalui kepling, lurah dan camat. Sebagai wakil rakyat, aspirasi itu akan kita suarakan dan perjuangkan agar bisa menjadi program prioritas Pemko Medan," pungkasnya. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini