-->

Sekda Medan Lima Bulan Lagi Pensiun, Sebelas OPD Kini Tanpa Pimpinan Definitif

Sebarkan:

 

Ilustrasi foto berita versi Artificial Intellegence atau kecerdasan buatan. AI/Hastara.id
MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan kembali mengalami kekosongan jabatan strategis di level eselon II. Terbaru, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Medan, Ali Sipahutar, dilantik menjadi Sekwan DPRD Sumatera Utara. 

Pasca pelantikan tersebut, jabatan Sekretaris DPRD Medan untuk sementara diisi oleh Erisda Hutasoit sebagai Pelaksana Harian (Plh). Perpindahan pejabat ke lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara itu menambah daftar kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong di Pemko Medan. Hingga kini, tercatat 11 jabatan eselon II belum memiliki pejabat definitif.

Adapun jabatan yang kosong meliputi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.

Selanjutnya Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Segera Pensiun

Di tengah kekosongan sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) tersebut, perhatian publik juga tertuju pada posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman, yang dijadwalkan memasuki masa pensiun pada Juli 2026 mendatang.

Berdasarkan data kepegawaian di laman BKDPSDM Kota Medan, Wiriya Alrahman yang lahir pada 12 Juli 1966 akan mencapai batas usia pensiun 60 tahun untuk jabatan pimpinan tinggi pratama. 

Seiring dengan itu, sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai calon pengganti Sekda Medan. Di antaranya HM Sofyan (Asisten Pemerintahan dan Kesra), Benny Iskandar (Kepala Brida), Ferry Ichsan (Kepala Bappeda merangkap Plt Kadis SDABMBK), Laksamana Putra Siregar (Asisten Administrasi Umum), serta Citra Effendi Capah yang kini menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Beberapa nama tersebut diketahui telah atau sedang menduduki lebih dari satu jabatan eselon II, sehingga dinilai memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi jabatan Sekda. Di antara kandidat yang beredar, Ferry Ichsan dan Citra Effendi Capah disebut-sebut sebagai figur yang cukup dekat dengan Wiriya Alrahman.

Karier Wiriya

Wiriya Alrahman telah menjabat Sekda Kota Medan selama lebih dari lima tahun. Ia dilantik oleh Wali Kota Medan saat itu, HT Dzulmi Eldin, pada 15 Oktober 2018, menggantikan almarhum Syaiful Bahri Lubis.

Sebelum menjadi Sekda, Wiriya pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Pemko Medan, antara lain Kepala Dinas Tata Kota, Kepala Dinas Bangunan, Kepala Dinas Pertamanan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), serta Kepala Bappeda. Wiriya juga diketahui merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung atau ITB. 

Kariernya meroket ketika iparnya, Agus Andrianto menjabat Kapolda Sumatera Utara, Wakapolri hingga dipercaya oleh Presiden Prabowo menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI saat ini. 

Pemko Medan sendiri diketahui menerapkan skema manajemen talenta sebagai pengganti seleksi terbuka JPTP untuk pengisian jabatan eselon II tersebut. Dikabarkan setelah libur Idulfitri nanti, 11 kursi kosong eselon II tersebut akan segera diisi dan dilantik oleh Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas. Menyusul pula pengisian dan pelantikan jabatan di level eselon III yang masih kosong, dikarenakan para pejabatnya hijrah ke Pemprovsu dan memasuki masa purna bakti, lewat skema asesmen. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini