MEDAN, HASTARA.ID — Pekerjaan peningkatan struktur Jalan Ruas Hutaimbaru-Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terus menunjukkan perkembangan positif.
Saat ini, proyek yang ditangani Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) telah memasuki tahap penghamparan aspal AC-BC atau hotmix.
Kepala Dinas BMBKCK Sumut Chandra Dalimunthe mengatakan hal tersebut usai menerima laporan dari Kepala UPTD BMCK Gunung Tua Hasian Negara Dasopang di Medan, Rabu (3/6).
Menurutnya, progres pekerjaan di lapangan hingga awal Juni menunjukkan capaian yang melampaui target yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil monitoring lapangan yang dilakukan Dinas BMBKCK Sumut melalui UPTD BMCK Gunung Tua pada Senin (1/6/2026), realisasi progres fisik pekerjaan ruas Hutaimbaru-Sipiongot telah mencapai 6,9 persen.
"Capaian tersebut berada jauh di atas target progres yang direncanakan pada periode yang sama, yakni sebesar 1,8 persen. Dengan demikian, terdapat selisih positif sebesar 5,1 persen dibandingkan rencana kerja yang telah disusun," kata Chandra.
Sebelum memasuki tahapan penghamparan hotmix AC-BC, ujar dia, berbagai pekerjaan pendahuluan dan persiapan telah terlebih dahulu diselesaikan sesuai tahapan konstruksi yang berlaku.
"Penyelesaian pekerjaan awal tersebut menjadi dasar penting agar proses peningkatan struktur jalan dapat berjalan sesuai standar teknis dan mendukung kualitas hasil pekerjaan di lapangan," ungkapnya.
Dimulainya pekerjaan pengerasan jalan dengan lapisan aspal AC-BC menjadi salah satu indikator bahwa pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal bahkan lebih cepat dari target yang direncanakan.
Chandra Dalimunthe mengapresiasi kinerja seluruh tim pelaksana yang mampu menjaga percepatan pekerjaan tanpa mengabaikan aspek teknis dan kualitas konstruksi yang menjadi prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur jalan.
Menurutnya percepatan progres harus tetap diimbangi dengan pengawasan mutu pekerjaan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
"Capaian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan berada di atas target yang telah ditetapkan. Kami berharap progres positif ini dapat terus dipertahankan hingga pekerjaan selesai, dengan tetap memperhatikan mutu pekerjaan, keselamatan kerja, dan seluruh ketentuan teknis yang berlaku," pungkasnya. (has)
