![]() |
| Ketua DPP Tani Merdeka Indonesia (kanan) bersama Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara Don Muzakir. Istimewa/Hastara.id |
BINJAI, HASTARA.ID — Gusmiyadi terpilih menjadi Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara. Penetapan terhadap politisi Gerindra yang duduk di Komisi A DPRD Sumut, seusai Rapat Konsolidasi Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara, serta Dialog Terbuka Bersama Masyarakat Petani asal Kota Binjai dan Kabupaten Langkat di Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Jumat (24/4/2026).
"Lewat berbagai pertimbangan dan kajian bersama Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia, sekaligus Wakil Menteri Pertanian, Bapak Sudaryono, dan unsur DPP, maka kita tetapkan saudara Gusmiyadi sebagai Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara," kata Ketua DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir.
Muzakir mengatakan, penunjukan merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi, menyusul kekosongan jabatan Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara, karena Muhammad Husni, wafat 21 Februari 2026 lalu.
Dengan penunjukan Gusmiyadi, diharapkan DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara dapat terus bekerja melakukan penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan, menyatukan visi mewujudkan petani Sumatera Utara yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi, serta mampu menjalankan berbagai langkah strategis mengawal program ketahanan pangan dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.
"Kita dari DPP tidak meminta banyak. Hanya ingin seluruh unsur pengurus, mulai dari tingkat pusat hingga desa, selalu menjaga soliditas dan sinergitas, loyal pada organisasi, serta berpartisipasi aktif dalam mengawal program-program Bapak Presiden Prabowo Subianto, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan," seru Don Muzakir.
Wakil Ketua Komisi XIII DPRD RI dari Fraksi Partai Gerindra, Sugiat Santoso menyebutkan, penunjukan Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara yang baru jelas membuktikan komitmen besar dalam melanjutkan kinerja dan meningkatkan peran organisasi dalam mengawal program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
"Kepada saudara Ketua Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara yang baru saya ucapkan selamat bertugas. Rangkul semua pihak mensukseskan program ketahanan pangan. Jadikan organisasi ini sebagai sarana memperkuat amal jariyah dengan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya para petani," ujar Sugiat.
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara, Gusmiyadi, menegaskan komitmen untuk menyempurnakan struktur organisasi demi memaksimalkan kinerja dan peran dalam mensukseskan program swasembada pangan, serta akan bekerja maksimal mewujudkan petani Sumatera Utara yang mandiri, sejahtera dan berdaya saing tinggi.
Apalagi, menurut dia, sektor pertanian di Sumatera Utara menjadi sangat strategis karena menyumbang 20 persen produksi domestik bruto (PDB) dan 25 persen produk domestik regional bruto (PDRB).
"Untuk meningkatkan kinerja dan peran organisasi, tentu konsolidasi organisasi jadi target utama kita. Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, DPD Tani Merdeka Indonesia baru mencakup di 30 kabupaten/kota, 20 persen di tingkat kecamatan, serta 10 persen di desa dan kelurahan," jelas Gusmiyadi.
Secara khusus, dia akan menjalankan dua langkah strategis mendongkrak kuantitas dan kualitas produksi pertanian, serta peningkatan kesejahteraan petani di Sumatera Utara yakni peningkatan kapasitas keorganisasian dan administrasi di tingkat petani, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia petani dan penguasaan teknologi pertanian.
Di sisi lain, Gusmiyadi, juga akan memaksimalkan kampanye ketahanan pangan dan swasembada pangan, rutin menggelar dialog dan pertemuan dalam menampung aspirasi petani, memberikan pembinaan dan peningkatan kapasitas petani, membantu kebutuhan petani, serta menampung hasil produksi petani.
"Kalau petani Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, memiliki soliditas yang kuat dan sumber daya manusia yang berkualitas, maka program ketahanan pangan untuk mewujudkan swasembada pangan dapat terealisasi maksimal," ujar Gusmiyadi. (jie)
