TAPUT, HASTARA.ID — Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput), Deni Lumbantoruan, mengapresiasi pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang digagas Komunitas Hati Peduli Bonapasogit di Gereja HKBP Pangaloan, Kecamatan Pahae Jae, Minggu (19/4/2026).
Dalam kegiatan itu, Wabup Deni hadir didampingi Asisten Administrasi Umum, sejumlah pimpinan OPD, serta Camat Pahae Jae. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan atas rangkaian kegiatan rohani dan sosial yang berlangsung selama 16-19 April 2026 tersebut.
Menurut Deni, kegiatan yang diinisiasi Komunitas Hati Peduli Bonapasogit tidak hanya menjadi momentum penguatan iman jemaat, tetapi juga diharapkan membawa dampak positif bagi perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat.
“Kegiatan ini saya harapkan mampu memberikan motivasi dan kebangunan rohani bagi masyarakat Taput, khususnya di Desa Pangaloan, serta menjadi saluran berkat bagi masyarakat. Komunitas ini telah memberikan hati, waktu dan pikiran untuk kemajuan masyarakat di daerah ini,” ujar Deni dalam sambutannya.
Ia menilai program yang dilaksanakan komunitas tersebut cukup komprehensif, mulai dari pelayanan firman dan ibadah, pembinaan rohani dan karakter bagi siswa, pelatihan teknologi pangan dan keterampilan hidup, pelayanan kesehatan anak khususnya kesehatan gigi, hingga mendorong keterlibatan aktif gereja secara ekumenis dalam pelayanan.
Wabup juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum KKR sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk meninggalkan berbagai kebiasaan negatif yang dinilai berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi keluarga.
Ia mendorong masyarakat untuk lebih giat bekerja, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan kehidupan spiritual, termasuk mengurangi kebiasaan mengonsumsi minuman keras dan merokok.
“Melalui kegiatan KKR ini, mari kita tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang justru membuat kita terpuruk, dan ke depan harus ada perubahan signifikan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Kegiatan KKR Komunitas Hati Peduli Bonapasogit ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih kuat secara rohani, sosial, dan ekonomi di wilayah Taput. (os)
