![]() |
| Salah satu titik drainase di pusat Kota Tarutung, Jalan DI Panjaitan, yang telah kembali normal setelah dilakukan perbaikan pada Jumat (24/4/2026). O. Sihombing/Hastara.id. |
TAPUT, HASTARA.ID — Warga Tarutung mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menangani persoalan drainase di sepanjang jalan nasional, khususnya di pusat kota.
Penanganan yang dilakukan melalui dinas terkait dalam beberapa hari terakhir dinilai efektif. Saluran air yang sebelumnya tersumbat kini kembali berfungsi, sehingga mampu mengurangi genangan air yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur kawasan pusat Kota Tarutung menyebabkan banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter. Kondisi tersebut berdampak pada lalu lintas dan aktivitas warga. Namun, setelah dilakukan pengerukan dan pembersihan drainase, debit air berangsur menurun dan tidak lagi seperti beberapa hari sebelumnya.
Salah seorang warga, Haposan Barus, pemilik kedai kopi di sekitar Bundaran Simpang Empat Tarutung, menyampaikan apresiasinya atas langkah sigap pemerintah daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perbaikan drainase yang dulunya mampet, kini sudah kembali normal. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, respons cepat pemerintah menjadi faktor penting dalam mencegah potensi banjir serta meminimalisasi genangan air, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Haposan juga menekankan pentingnya pemeliharaan drainase secara berkelanjutan sebagai langkah antisipasi.
“Upaya pencegahan harus terus dilakukan agar masalah banjir tidak terulang,” katanya. (os)
