TAPUT, HASTARA.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung mencetak tonggak sejarah baru dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Untuk pertama kalinya, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut berhasil melaksanakan tindakan intervensi kardiovaskular non-bedah berupa pemasangan ring jantung atau stent kepada pasien serangan jantung, Kamis (5/11/2026).
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting dalam pengembangan pelayanan kesehatan spesialistik RSUD Tarutung, khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah. Sekaligus, menjadi langkah maju di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Tarutung Bobby Simanjuntak, dalam meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan rumah sakit.
Tindakan pemasangan ring jantung yang dikenal dengan istilah Percutaneous Coronary Intervention (PCI) merupakan prosedur medis untuk membuka pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan atau penyumbatan. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah untuk membantu memulihkan aliran darah menuju otot jantung.
Selama ini, pasien yang membutuhkan tindakan intervensi jantung kerap harus mendapatkan pelayanan di rumah sakit dengan fasilitas khusus di luar daerah. Dengan keberhasilan pelaksanaan PCI tersebut, RSUD Tarutung mulai memperluas kemampuan pelayanan medis sehingga masyarakat Tapanuli Utara dan sekitarnya memiliki akses yang lebih dekat terhadap penanganan penyakit jantung.
Pencapaian ini tidak sekadar menjadi penambahan jenis layanan, tetapi juga menunjukkan perkembangan kapasitas rumah sakit daerah dalam menghadirkan pelayanan medis yang lebih kompleks, dengan dukungan fasilitas, peralatan medis, serta tenaga kesehatan profesional.
Di bawah koordinasi manajemen rumah sakit, pengembangan layanan intervensi jantung menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi RSUD Tarutung sebagai rumah sakit rujukan di kawasan Tapanuli Raya.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi awal pengembangan pelayanan jantung yang berkelanjutan. Namun, konsistensi menjaga standar keselamatan pasien, ketersediaan tenaga medis kompeten, kesiapan peralatan, serta keberlanjutan pelayanan tetap menjadi faktor penting dalam memastikan kualitas layanan.
Dengan pencapaian bersejarah ini, RSUD Tarutung semakin menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui pengembangan layanan spesialistik yang semakin lengkap. (os)
