-->

Sumut Tembus 5 Besar MTQ Nasional, Pendiri TPQ Al-Muhajirin Apresiasi: Momentum Perkuat Pembinaan Generasi Qurani

Sebarkan:

 

Pendiri Rumah TPQ Al-Muhajirin, H Ahmad Muhajir berpose dengan latar belakang TPQ-nya di Jalan Garu VI No. 42, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Prestasi membanggakan ditorehkan kafilah Sumatera Utara pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI/2026 di Semarang, Jawa Tengah. Sumut berhasil menembus lima besar nasional dengan mengoleksi 71 poin, sekaligus berbagi posisi kelima dengan Jawa Barat. 

Capaian tersebut menjadi peningkatan dibanding MTQ Nasional XXX tahun 2024 di Kalimantan Timur, ketika Sumut berada di peringkat kedelapan. Hasil itu diumumkan pada malam penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9/2026). Secara keseluruhan, MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11–20 September 2026 di Kota Semarang. 

Kafilah Sumut mencatatkan raihan 3 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu, yang turut mengantarkan provinsi ini memenuhi target lima besar yang sebelumnya dicanangkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumut.

Pendiri TPQ Al-Muhajirin Kota Medan, H Ahmad Muhajir, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Sumut bukan sekadar angka dalam klasemen, tetapi menjadi bukti bahwa pembinaan generasi qurani di Sumatera Utara memiliki potensi untuk terus berkembang.

“Ini merupakan prestasi yang membanggakan,” ujar Ahmad Muhajir di Medan, Minggu (20/9/2026). 

Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, serta kerja keras jajaran LPTQ Sumut.

Ahmad Muhajir juga mengapresiasi peran Ketua Umum LPTQ Sumut Timur Tumanggor dan Ketua Harian Yasir Tanjung dalam mempersiapkan dan mengawal kafilah Sumut hingga mampu mencapai target lima besar nasional.

Dukungan Pemprov Sumut terhadap kafilah sebelumnya juga terlihat dari kehadiran Wakil Gubernur Sumut Surya pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang untuk menyampaikan pesan dan dukungan Gubernur Bobby Nasution kepada para peserta dan ofisial Sumut. 

Pembinaan Harus Berkelanjutan

Ahmad Muhajir lebih lanjut menilai, keberhasilan di tingkat nasional semestinya tidak berhenti pada seremoni pemberian medali. Justru, capaian tersebut harus menjadi pemicu untuk memperkuat pembinaan sejak tingkat paling bawah.

Ia berharap pembinaan generasi qurani di Sumatera Utara dapat ditingkatkan secara berkelanjutan, terutama melalui lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), rumah Qur’an dan berbagai lembaga pembinaan lainnya.

“Harapannya, pembinaan generasi Qurani di Sumut dapat ditingkatkan lebih baik lagi pada masa-masa mendatang. Terutama terhadap lembaga-lembaga atau rumah Qur’an, sehingga mampu terus mencetak generasi qari dan qariah di provinsi ini,” katanya.

Menurut dia, keberadaan TPQ dan rumah Qur’an memiliki posisi penting dalam menemukan dan membina bibit-bibit potensial sejak usia dini. Dari lembaga-lembaga tersebut, para calon qari dan qariah dapat memperoleh pembinaan secara berjenjang sebelum melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi.

Pada klasemen akhir MTQ Nasional XXXI, Kalimantan Timur keluar sebagai juara umum dengan 288 poin, disusul Jawa Tengah 208 poin dan DKI Jakarta 129 poin. Aceh dan Jawa Timur sama-sama mengoleksi 99 poin, sedangkan Sumut dan Jawa Barat berada di posisi berikutnya dengan 71 poin. 

“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan pembinaan. Jangan berhenti pada satu MTQ saja,” pungkas H Ahmad Muhajir. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini