-->

BPBD Medan Tanamkan Budaya Siaga Bencana, 10 Sekolah jadi Sasaran Sosialisasi dan Simulasi

Sebarkan:
BPBD Kota Medan menggagas sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana bagi pelajar di sejumlah sekolah yang berada di kawasan rawan bencana. Kegiatan berlangsung pada 26-30 Oktober 2026 dengan mengusung tema "Aku Anak Tangguh, Siap Siaga Menghadapi Bencana". Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Membangun kesadaran menghadapi bencana tidak cukup hanya dilakukan setelah musibah terjadi. Kesiapsiagaan perlu ditanamkan sejak dini, terutama kepada kalangan pelajar yang rentan terdampak ketika bencana terjadi di lingkungan sekolah.

Atas dasar itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menggagas sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana bagi pelajar di sejumlah sekolah yang berada di kawasan rawan bencana. Kegiatan berlangsung pada 26-30 Oktober 2026 dengan mengusung tema "Aku Anak Tangguh, Siap Siaga Menghadapi Bencana".

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari secara resmi membuka kegiatan tersebut. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengetahuan, kesiapsiagaan, serta kemampuan warga sekolah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Sebanyak 10 sekolah menjadi sasaran kegiatan, yakni SMP Negeri 9 Medan, YP Harapan Mandiri Medan, UPT SD Negeri 067246, SMP Negeri 25 Medan, SD/SMP Al-Fityan Medan, SD Negeri 060915 Medan, SMP Negeri 20 Medan, SD/SMP Swasta Al-Washliyah Medan, SMP Negeri 26 Medan, serta UPT SD Negeri 060900.

Melalui sosialisasi dan simulasi tersebut, para siswa tidak hanya dibekali pemahaman mengenai potensi bencana, tetapi juga diperkenalkan pada langkah-langkah penyelamatan diri dan tindakan yang harus dilakukan ketika situasi darurat terjadi.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Medan yang juga Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas. Tak berhenti pada edukasi, BPBD Kota Medan juga mendorong pembentukan Tim Tanggap Darurat di lingkungan sekolah melalui Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Ketua Tim Kerja Lingkup Kesiapsiagaan BPBD Kota Medan/Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan Ahli Muda, Muhammad Yamin Daulay, SE turut terlibat dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut.

Pembentukan SPAB diharapkan menjadi langkah konkret untuk membangun sistem kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan, sehingga seluruh warga sekolah memahami peran dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi keadaan darurat.

Melalui program ini, BPBD Kota Medan berupaya menumbuhkan budaya sadar bencana sejak usia dini. Sebab, pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana bukan sekadar materi pembelajaran, melainkan bekal penting untuk melindungi keselamatan diri dan orang lain. (rel/has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini