-->

Genjot Perdagangan Luar Negeri, Pemprov Sumut Akui Banyak Tantangan

Sebarkan:

 

Kepala Disperindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap (tengah paling depan) didampingi jajarannya, saat membuka Forum Sinergi Akselerasi Ekspor-Impor bersama pengurus Aspindo di kantor instansi tersebut, Rabu (22/4/2026). Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong percepatan kinerja perdagangan luar negeri melalui penguatan sinergi dengan pelaku usaha. 

Langkah itu ditegaskan dalam Forum Sinergi Akselerasi Ekspor-Impor yang diinisiasi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Sumatera Utara bersama pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Aspindo) di kantor instansi tersebut, Jalan Balai Kota, Medan pada Rabu, 22 April 2026. 

Kepala Disperindag ESDM Sumut, Dedi J.P. Harahap, menyatakan forum ini menjadi instrumen strategis untuk menjawab tantangan sekaligus membuka peluang ekspor di tengah dinamika perdagangan global. Ia menekankan, peningkatan daya saing komoditas unggulan daerah menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi Sumut.

“Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha harus lebih konkret, terutama dalam mengatasi hambatan ekspor-impor dan mempercepat akses pasar global,” ujarnya, didampingi Sekretaris Dinas Yosi Sukmono dan Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Iskandar Zulkarnaen.

Menurutnya, sinergi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia diperlukan untuk mengidentifikasi kendala di lapangan, mulai dari logistik, regulasi, hingga kesiapan produk. Hasil identifikasi tersebut akan menjadi dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Terungkap dalam forum ini mendorong optimalisasi potensi komoditas unggulan Sumatera Utara agar mampu bersaing di pasar internasional. Pemprovsu berharap penguatan kerjasama ini dapat mendorong peningkatan nilai ekspor sekaligus memperluas kontribusi sektor perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Dengan pendekatan kolaboratif, Pemprov Sumut menargetkan akselerasi ekspor-impor tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja perdagangan, tetapi juga membuka peluang investasi serta memperkuat struktur ekonomi daerah secara berkelanjutan," ujar Dedi Harahap. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini