-->

Rico Waas Ajak Kepengurusan Baru Koordinator Wartawan Pemko Bersinergi Membangun Medan

Sebarkan:

 

Wali Kota Medan, Rico Waas didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah saat menerima audiensi Panitia Pemilihan Ketua Koordinator PWPM periode 2026-2028 di Balai Kota Medan, Selasa (28/4). Istimewa/Hastara.id 


MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas dan tidak mengintervensi proses pemilihan Ketua Koordinator Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) periode 2026-2028. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi panitia pemilihan di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026).

Sikap netral ini menyusul laporan Ketua Panitia, Alian Napiah Siregar, mengenai Muhammad Edison Ginting (Harian Waspada) menjadi calon tunggal Ketua Koordinator PWPM. Alian menjelaskan, awalnya terdapat tiga nama yang mengambil formulir pendaftaran, yakni Markus Pasaribu (Sumut Pos), Zainul Abdi Nasution (Medan Daily), dan M Edison Ginting (Waspada). Namun, hingga batas akhir, hanya Edison Ginting yang mengembalikan formulir.

“Sesuai mekanisme, musyawarah pemilihan Ketua Koordinator PWPM periode 2026-2028 akan dilaksanakan di Gedung TP PKK Kota Medan pada 7 Mei 2026. Apabila kehadiran peserta dalam musyawarah itu mencapai 50+1, maka Muhammad Edison Ginting akan ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi,” ujar Alian.

Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menyatakan dukungannya terhadap hasil yang telah bergulir. Ia menekankan bahwa pemimpin yang baik lahir dari proses yang jujur dan kekompakan organisasi sejak dini.

“Saya ingin proses ini berjalan fair. Saya tidak ikut campur karena soal hasil itu adalah garis tangan. Siapa pun yang terpilih akan saya dukung sepenuhnya untuk bersinergi membangun Pemko Medan,” tegasnya didampingi Kadis Kominfo Arrahman Pane, Plt Kepala BKAD M Ashari Lubis dan Plt Kabag Umum, Ridho Siregar.

Mitra Strategis

Dalam pertemuan itu, Rico Waas juga mengingatkan peran krusial wartawan unit Pemko Medan sebagai mitra strategis pemerintah. Ia berharap pers tetap menjadi corong informasi yang kredibel dengan mengedepankan nalar dan logika dalam setiap pemberitaan.

Menurutnya, dinamika produk jurnalistik, baik yang bersifat normatif maupun sensasional adalah hal wajar, selama tetap bertanggung jawab. 

“Kebebasan pers harus kita jaga. Jika ada yang salah, mari kita benahi bersama. Namun, jika ada program yang bagus dan bermanfaat, layak untuk diapresiasi,” ucapnya. 

Di sisi lain, Alian didampingi Muhammad Syaiful (Sekretaris), Siti Amelia (Bendahara) dan Bambang Sri (Koordinator Bidang Keamanan) serta Herizal (Koordinator Bidang Pendaftaran Calon), berharap kepemimpinan baru ini mampu menyatukan visi "Medan untuk Semua" dan mensinergikan program kerja pers dengan pemerintah secara profesional. (rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini