-->

Telkom–Google Indonesia Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis AI di Padang

Sebarkan:

 

Perwakilan dari Google Indonesia Pandu Nugroho (kedua dari kiri) dan Executive School Director Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang Yansen Makitika (kedua dari kanan) sebagai narasumber Talkshow pada sesi K-12. Istimewa/Hastara.id 
PADANG, HASTARA.ID — PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) bersama Google Indonesia memperkuat kolaborasi dalam mendorong transformasi digital sektor pendidikan melalui forum Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the AI Era. Kegiatan ini digelar pada 15–16 April 2026 di Telkom AI Center Padang, Sumatera Barat.

Forum tersebut menghadirkan beragam solusi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), penguatan konektivitas digital, serta pengembangan ekosistem kolaboratif untuk institusi pendidikan, mulai dari perguruan tinggi hingga jenjang dasar dan menengah.

Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya EVP Telkom Regional 1 (Sumatra) Dwi Pratomo Juniarto, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom Arfianto Ramadhian, Kabid Balai TIK Dinas Pendidikan Sumatera Barat Nina Nadjmir, serta perwakilan institusi pendidikan di wilayah tersebut.

Dwi Pratomo Juniarto menegaskan komitmen TelkomGroup sebagai penggerak utama digitalisasi pendidikan di Indonesia. Menurutnya, Telkom tidak hanya berperan sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai digital transformation enabler yang menghadirkan solusi menyeluruh, mulai dari infrastruktur jaringan hingga integrasi ekosistem digital.

“Kami berkomitmen menghadirkan akses teknologi yang setara, termasuk di Padang, agar seluruh institusi pendidikan dapat memanfaatkan teknologi terkini secara optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua fokus utama, yakni sesi pendidikan tinggi (higher education) pada hari pertama dan sesi pendidikan dasar dan menengah (K-12) pada hari kedua. Pembagian ini dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik masing-masing jenjang pendidikan.

Dalam forum tersebut, sinergi Telkom dan Google Indonesia menghadirkan solusi komprehensif, termasuk pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Gemini AI Pro yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas akademik sekaligus mendorong metode pembelajaran yang lebih interaktif dan personal.

Selain itu, Google Workspace for Education diperkenalkan sebagai platform kolaborasi digital guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih produktif. Secara terpisah, Arfianto Ramadhian menilai kolaborasi dengan Google merupakan langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat ekosistem digital pendidikan nasional. Ia menegaskan, integrasi kekuatan jaringan Telkom dan platform teknologi Google diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas di Indonesia.

Pada sesi pendidikan tinggi, akademisi Universitas Udayana Komang Oka Saputra berbagi praktik terbaik implementasi solusi digital di kampus. Sementara itu, pada sesi K-12, Executive School Director Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang Yansen Makitika menyoroti pentingnya transformasi teknologi untuk meningkatkan daya saing global institusi pendidikan.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat berbagai institusi untuk mengadopsi solusi berbasis AI dan meningkatkan kapabilitas digital mereka secara berkelanjutan.

Kabid Balai TIK Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Nina Nadjmir, mengapresiasi inisiatif kolaboratif tersebut sebagai langkah strategis dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi. 

Ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan digital di masa depan, seiring meningkatnya peran kecerdasan buatan dalam berbagai sektor. (rel/has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini