![]() |
| Ketua PWI Bonapasogit Alfonso Situmorang memimpin rapat persiapan Diklat AI dan ChatGPT di Sekretariat Gedung Sopo Partungkoan Tarutung, Senin (4/5/2026). O. Sihombing/Hastara.id |
TAPUT, HASTARA.ID — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit siap menggagas pendidikan dan pelatihan (diklat) pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta ChatGPT, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi jurnalis di wilayah Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, dan Samosir.
Ketua PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang, mengatakan kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 9–10 Mei 2026. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat teknis persiapan di Sekretariat PWI Bonapasogit, Tarutung, Senin (4/5/2026).
“Untuk narasumber, kami menggandeng pihak Kampus Bina Nusantara (Binus) Medan dan sudah mengonfirmasi kesediaannya. Selain itu, juga melibatkan pemandu dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga untuk kegiatan eksplorasi wisata,” ujar Alfonso.
Ia menjelaskan, pada hari pertama, peserta akan mengikuti pembukaan dan sesi pelatihan terkait pemanfaatan AI dalam kerja-kerja jurnalistik. Selanjutnya, peserta akan bergerak ke kawasan Muara, khususnya Pulau Sibandang, untuk kegiatan eksplorasi wisata hingga hari kedua.
Menurut Alfonso, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis dalam memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga mendukung promosi destinasi wisata di Tapanuli Utara.
“Output dari kegiatan ini diharapkan mampu membantu mempublikasikan potensi wisata Muara Sibandang agar lebih dikenal luas, khususnya oleh wisatawan di luar daerah,” katanya.
Usai mengikuti diklat di Aula Hotel Libra Muara, para peserta juga dijadwalkan mengikuti kegiatan glamping (berkemah) di Pulau Sibandang.
Alfonso mengharapkan seluruh anggota PWI Bonapasogit di wilayah kerja masing-masing dapat berpartisipasi dan mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari program kerja organisasi. (os)
