-->

Warga Sipiongot Akhirnya Nikmati Jalan Layak, Proyek Rp238 Miliar Bobby Nasution Jawab Penantian Puluhan Tahun

Sebarkan:

 

Penampakan tiga ruas jalan strategis, yakni Sipiongot–Tapanuli Selatan, Sipiongot–Labuhanbatu, dan Hutaimbaru–Sipiongot, mulai dilakukan pembangunan oleh Dinas BMBKCK Sumut. Istimewa/Hastara.id 

PALUTA, HASTARA.ID — Penantian panjang masyarakat Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), terhadap akses jalan yang layak akhirnya mulai terjawab. Setelah puluhan tahun hidup dengan kondisi infrastruktur memprihatinkan, warga kini menyaksikan langsung dimulainya pembangunan jalan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Proyek pembangunan tersebut dikerjakan melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut bersama Pemerintah Kabupaten Paluta. Kehadiran alat berat dan material konstruksi di lokasi menjadi tanda dimulainya pembangunan yang selama ini hanya menjadi harapan masyarakat.

Bagi warga, pembangunan jalan itu bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan simbol perubahan dan harapan baru bagi kehidupan ekonomi mereka.

“Sudah puluhan tahun kami tidak pernah merasakan jalan yang layak. Tapi karena Gubernur Bobby Nasution kami akhirnya bisa merasakan kemerdekaan, karena jalan kami dibangun,” ujar seorang warga bermarga Sitompul dengan mata berkaca-kaca.

Pria berusia 66 tahun itu mengaku, sepanjang hidupnya tinggal di daerah tersebut, baru kali ini pemerintah benar-benar merealisasikan pembangunan jalan yang selama ini diidam-idamkan masyarakat. Ia bahkan tak mampu menyembunyikan rasa harunya melihat alat berat mulai bekerja di wilayah mereka.

“Saya menangis melihat pembangunan ini. Saya putra asli dari sini, baru kali ini saya merasa terharu seperti ini,” ucapnya.

Menurut dia, kondisi jalan selama ini menjadi hambatan utama aktivitas masyarakat, terutama dalam mendistribusikan hasil pertanian. Ketika musim hujan tiba, akses transportasi kerap lumpuh dan berdampak langsung terhadap perekonomian warga.

Kini, harapan baru mulai tumbuh. Dengan pembangunan jalan tersebut, mobilitas masyarakat diyakini akan jauh lebih lancar dan hasil pertanian dapat dipasarkan lebih cepat.

“Saya lihat sendiri alat berat sudah turun dan material juga sudah masuk ke lokasi pembangunan,” katanya.

Warga pun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang dinilai memberi perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.

“Kami bersyukur kepada Tuhan dan kepada Pak Gubernur Bobby Nasution yang sudah membangun jalan ini. Mudah-mudahan semua yang terlibat diberi balasan kebaikan,” ujarnya.

Penantian panjang masyarakat Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok, Paluta, terhadap akses jalan yang layak akhirnya mulai terjawab. Istimewa/Hastara.id

Mencakup Tiga Ruas

Kepala Dinas BMBKCK Sumut, Chandra Dalimunthe, mengatakan proyek peningkatan struktur jalan di wilayah Paluta mulai dikerjakan dengan total anggaran mencapai Rp238 miliar.

Pembangunan tersebut mencakup tiga ruas strategis, yakni Sipiongot–Tapanuli Selatan, Sipiongot–Labuhanbatu, dan Hutaimbaru–Sipiongot.

“Ini merupakan proyek strategis Bapak Gubernur Bobby Nasution untuk memprioritaskan pembangunan jalan di daerah-daerah terpencil yang selama ini belum tersentuh pembangunan maksimal,” kata Chandra.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu langkah penting dalam membuka konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala UPTD BMBK Gunungtua, Hasian Negara Dasopang, memastikan pengerjaan proyek dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas pembangunan.

“Pengerjaan terus berlangsung dengan prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran agar hasilnya benar-benar optimal dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya. 

Ia menambahkan, peningkatan struktur jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Paluta dan sekitarnya.

“Pembangunan jalan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar,” pungkasnya. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini