-->

38 Ribu Pelanggan Naik Kereta Saat Libur Maulid Nabi, Kereta Api Jadi Penghubung Silaturahmi Keluarga di Sumut

Sebarkan:

 


Lonjakan penumpang di Libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. (Istimewa/Hastara.id)



PEMATANGSIANTAR, HASTARA.ID — Libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tak hanya menjadi waktu untuk memperingati kelahiran Nabi, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk kembali bertemu keluarga. Di Sumatera Utara, perjalanan pulang ke kampung halaman maupun mengunjungi sanak saudara ikut mendorong peningkatan penggunaan kereta api.


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat 38.438 pelanggan menggunakan kereta api selama periode 21–25 Agustus 2026. Jumlah tersebut menunjukkan bagaimana momentum keagamaan turut menggerakkan mobilitas masyarakat antardaerah.


Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan tersebut tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat untuk bersilaturahmi sekaligus bepergian selama masa libur.


“Libur Maulid Nabi tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Sumatera Utara untuk berwisata, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan keluarga di berbagai daerah,” kata Anwar.


Menurutnya, jalur kereta api menjadi salah satu penghubung penting bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari Medan menuju sejumlah daerah, seperti Pematangsiantar, Tebing Tinggi, Kisaran, Tanjung Balai hingga Rantauprapat.


Pada hari kerja biasa, rata-rata pengguna kereta api di wilayah Sumatera Utara berada di kisaran 6.000 pelanggan per hari. Namun, ketika memasuki periode libur dan momentum tertentu, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 8.000 hingga 9.000 pelanggan per hari.


Untuk mengantisipasi lonjakan itu, KAI mengoperasikan KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat pulang-pergi selama 21–25 Agustus 2026. Tambahan perjalanan tersebut memberikan pilihan waktu sekaligus kapasitas tempat duduk bagi masyarakat.


Khusus Selasa (25/8), bertepatan dengan hari Maulid Nabi, hingga pukul 10.00 WIB tercatat 7.379 pelanggan telah berangkat. Angka itu masih berpotensi bertambah karena sejumlah perjalanan berlangsung hingga malam.


“KAI akan terus memantau dinamika kebutuhan perjalanan, mengedepankan keselamatan, serta menjaga keandalan operasional demi memberikan pelayanan terbaik,” ujar Anwar. (Tra)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini