-->

Persiku Tumbal Pertama PSMS di SUSU

Sebarkan:

 

Pemain PSMS Medan merayakan gol ke gawang Persiku Kudus dalam lanjutan Championship Pegadaian 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara. Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — PSMS Medan berhasil mewujudkan ambisi menumbalkan Persiku Kudus di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Minggu (20/9/2021) petang, 6-0 (5-0). Hasil tersebut menandai pertandingan kandang perdana di Pegadaian Championship musim 2026/2027.


Sejak wasit Asep Yandis meniup pluit kick off, PSMS Medan langsung berupaya mengambil alih kendali permainan disertai pressure ketat. Tekanan tersebut, tidak hanya menyebabkan konsentrasi pemain lawan goyah bahkan seakan kehilangan sentuhan. Hanya dalam lima menit dari dimulainya babak pertama Phillerson Natan Silva de Oliviera membobl gawang yang dijaga Rangga Pratama.


Gol di menit awal ini seakan menjadi sinyal aksi pembantaian anak-anak PSMS Medan terhadap Persiku Kudus. Pasalnya, Persiku Kudus tampak semakin kehilangan kepercayaan diri, tatkala Phillerson kembali mencatatkan nama di scoring board persisnya menit ke-11. Dua kosong PSMS Medan unggul.


Bermain dengan tempo sedang, barisan gelandang PSMS Medan yang dipimpin Manahati Lestusen sebegitu bebas mempermainkan bola di area pertahanan Persiku Kudus. Gol yang ditunggu pun kembali terjadi pada menit 18, giliran second striker M Ragil melesatkan bola ke gawang lawan. 


Tak sampai disitu, Javier Sivireo melakukan hattrik di menit 21, 32, dan 47. Pemain asal negeri Matador ini benar-benar leluasa menari-nari diantara barisan pertahanan anak didik Kahudi Wahyu Widodo, meski tercatat melakukan lima kali pergantian pemain mencoba memberikan perlawanan. 


45 menit kedua, diawali dengan tempo permainan masih relatif sedang. Kedua kesebelasan mencari-cari celah membongkar pertahanan, meski tercatat beberapa pemain PSMS Medan maupun Persiku Kudus saling memberikan ancaman. Tetapi hanya satu gol yang terjadi lewat Javier di menit ke-47.


Terkesan ingin memberikan kesempatan bermain lebih banyak kepada cadangan, pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto pun melakukan rotasi dengan menarik keluar beberapa pemain inti termasuk Javier, Phillerson serta Manahati Lestusen. Sampai ekstra time 3 menit, kedudukan tetap PSMS Medan menang telak 6-0.


Kahudi seusai pertandingan mengakui, psikis pemain drop dikejutkan dengan gol cepat Phillerson. Konsentrasi pemain semakin anjlok, tatkala gol kembali terjadi hanya berselang beberapa menit dari gol-gol sebelumnya.


"Inilah sepakbola ya. Tadinya kita sudah mengamati skema permainan PSMS Medan, dengan mempersiapkan strategi tentunya guna meredamnya. Bahkan, kita menempatkan dua striker sebagai bagian strategi itu. Akan tetapi semuanya buyar, karena pemain kita juga seakan kehilangan daya juang dalam duel-duel perebutan bola dengan anak Medan yang begitu total bermainnya," aku Kahudi. (jie)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini