-->

Tindaklanjuti Dumas Lokasi Judi, Polres Sergai Kena 'Prank'

Sebarkan:

 

Personel Polres Sergai mendatangi lokasi judi tambak ikan yang diinformasikan masyarakat, namun malah kena 'prank' ketika turun langsung ke lapangan. Istimewa/Hastara.id

SERGAI, HASTARA.ID — Pihak Kepolisian Resor Serdang Bedagai (Sergai) bereaksi cepat usai menerima pengaduan masyarakat (dumas) terkait adanya aksi perjudian jenis tembak ikan yang berlokasi di Simpang Tiga, Desa Sei Belutu, Sei Bamban.

Dumas melalui video amatir dan pemberitaan salah satu media online tersebut, sempat viral di sosial media serta mengundang sejumlah tanggapan.

“Memperoleh laporan tersebut, Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu, SIK, MH langsung memerintahkan Kasat Reskrim AKP Donny P. Simatupang, SH, MH bergerak cepat dan segera melakukan penindakan," terang Ps.Kasi Humas Iptu Zulfan Ahmadi kepada wartawan, Minggu (6/4/2025). 

Tim yang dipimpin AKP Donny, lanjutnya, bergerak ke lokasi, Kamis (3/4) sekira pukul 11.00 WIB.

“Setibanya di lokasi, tim sama sekali tidak menemukan adanya aktivitas sebagaimana disampaikan dalam video amatir dan pemberitaan media online tersebut. Bangunan tersebut terlihat kosong dan hanya ada sampah yang berserakan," ujarnya.

Tim, imbuh dia, juga menggali informasi dari masyarakat sekitar tempat yang disebutkan adanya aktivitas judi tembak ikan.

“Keterangan dari sejumlah warga menyebutkan, bangunan tersebut sudah lama kosong, tidak ada aktifitas perjudian sebagaimana yang dikabarkan. Video yang beredar itu hoax," terangnya.

Kapolres Sergai beserta seluruh jajaran, kata Zulfan, memiliki komitmen yang tinggi untuk memberantas segala bentuk kriminalitas, perjudian dan penyakit masyarakat lainnya di wilayah hukumnya.

“Kapolres juga memerintahkan jajarannya untuk cepat tanggap terhadap informasi yang diperoleh dari masyarakat. Namun, Kapolres juga berharap, informasi yang disampaikan tersebut akurat dan tidak mengandung unsur fitnah, agar meneliti kebenaran informasi yang disampaikan melalui sosial media berupa video maupun narasi-narasi yang mengundang kesan negatif," pungkas dia. (rel/has)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini