![]() |
| Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan kata sambutan sekaligus membuka turnamen PWI Sumut pada Jumat (23/1) dalam rangka memeriahkan HPN 2026. Istimewa/Hastara.id |
Pembukaan turnamen ditandai dengan pertandingan eksebisi yang melibatkan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Wali Kota Medan Rico Waas diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Tengku Chairuniza, perwakilan Kodim melalui Koramil Medan Timur, serta Kejaksaan Negeri Medan.
Ketua Panitia Turnamen, Ariadi, mengatakan turnamen domino ini merupakan salah satu agenda kebersamaan PWI Sumut dalam memeriahkan HPN 2026. Untuk kategori perorangan, turnamen diikuti 109 peserta, sementara kategori berpasangan diikuti 38 pasangan. Pertandingan digelar selama dua hari, 23–24 Januari 2026.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kapolrestabes Medan yang telah mendukung penuh dan memfasilitasi kegiatan ini, serta seluruh peserta yang berpartisipasi. Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus rekreasi sehat bagi insan pers,” ujar Ariadi.
Ia menambahkan, turnamen semakin semarak dengan keikutsertaan sekitar 10 peserta perempuan, yang menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas dalam ajang tersebut.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan semoga kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan kita,” katanya.
Dalam sambutannya, Jean Calvijn Simanjuntak menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan insan pers, khususnya PWI Sumut. Menurutnya, kegiatan positif seperti turnamen domino dapat menjadi sarana rekreasi yang sehat sekaligus memperkuat hubungan kebersamaan.
“Domino ini untuk melepas penat. Kalau penat, jangan mencari pelarian ke hal-hal negatif seperti narkoba atau judi online. Lebih baik kita berkegiatan positif seperti ini,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolrestabes Medan juga memberikan kejutan dengan menambah 10 hadiah doorprize yang akan dibagikan kepada peserta pada saat penutupan turnamen.
Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengapresiasi dukungan Polrestabes Medan sehingga turnamen dapat terselenggara dengan baik meski persiapan dilakukan dalam waktu relatif singkat. Ia menyebut turnamen domino ini sebagai ajang silaturahmi dan rekreasi sehat bagi pengurus serta anggota PWI Sumut.
“Domino adalah olahraga rakyat yang bisa dimainkan oleh semua kalangan. Sejak 9 Februari 1946, pers hadir di tengah masyarakat. Hari ini, berkat dukungan Kapolrestabes Medan, turnamen ini dapat terlaksana dengan baik. Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Farianda.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolrestabes Medan dan jajaran dalam upaya pemberantasan narkoba dan perjudian. Wali Kota Medan yang diwakili Kadispora Tengku Chairuniza menilai permainan domino memiliki filosofi yang sarat makna. Menurutnya domino mengajarkan analisis, strategi, komunikasi dengan pasangan, membaca taktik lawan, serta pengambilan keputusan yang tepat.
“Domino juga mengajarkan kesabaran. Mari kita jaga kebersamaan, sudahi perbedaan, dan satukan kekuatan untuk memajukan Kota Medan yang kita cintai,” pungkasnya. (rel/has)
