-->

Diguyur APBN Rp600 Miliar, Pirngadi Medan Menuju Rumah Sakit Rujukan Berkualitas di Sumut

Sebarkan:

 

Penampakan RSUD dr Pirngadi Medan di Jalan HM Yamin Kota Medan. Istimewa/Hastara.id
MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan terus mematangkan langkah revitalisasi RSUD dr Pirngadi Medan dengan dukungan anggaran hampir Rp600 miliar dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pembangunan fisik rumah sakit harus dibarengi dengan kesiapan peralatan medis serta kualitas manusia yang memadai.

“Ini tentu menjadi semangat baru. Namun ketika nanti sudah dibangun, jangan sampai kita justru tidak siap, termasuk dari sisi kualitas SDM yang kita miliki di RSUD dr Pirngadi,” ujarnya menjawab wartawan, Rabu (18/3/2026). 

Menurut Rico, peningkatan fasilitas layanan kesehatan di rumah sakit milik Pemko Medan itu juga akan disesuaikan dengan kebutuhan fungsional yang dinilai oleh Kementerian Kesehatan.

Ia menambahkan, anggaran revitalisasi tersebut merupakan alokasi APBN murni yang diajukan Pemko Medan ke pemerintah pusat.

“Ya, APBN murni. Kita mengajukannya ke pemerintah pusat,” pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menyebut penguatan RSUD dr Pirngadi dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pemerintah pusat, baik dari sisi infrastruktur maupun peralatan medis.

Kepastian dukungan alat kesehatan strategis diperoleh setelah Zakiyuddin bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Octavianus, di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

“Setelah sebelumnya RSUD dr Pirngadi mendapat dukungan revitalisasi gedung dari Kementerian PUPR, kami juga berkoordinasi langsung dengan Kementerian Kesehatan untuk pemenuhan alat kesehatan strategis,” katanya. 

Dalam pertemuan tersebut, Pemko Medan memperoleh bantuan sejumlah alat kesehatan berteknologi tinggi, seperti Cathlab untuk layanan jantung, CT Scan, serta peralatan Imunohistokimia (IHK) untuk pemeriksaan jaringan kanker.

Insyaallah, alat-alat kesehatan tersebut akan tiba pada Februari dan segera dioperasikan. Ini akan sangat membantu optimalisasi pelayanan pasien di RSUD dr Pirngadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran alat medis modern tersebut akan berjalan seiring dengan rencana pembangunan dan pengembangan gedung rumah sakit yang difasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum.

Pemko Medan menargetkan RSUD dr Pirngadi menjadi rumah sakit rujukan yang semakin kompetitif dan berkualitas di Sumatera Utara.

Namun demikian, Zakiyuddin mengakui masih ada tantangan besar yang harus dihadapi, terutama terkait kekurangan tenaga medis, khususnya dokter spesialis.

“Kekurangan dokter spesialis masih menjadi tantangan serius di banyak daerah, termasuk Medan. Ini perlu solusi kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah,” pungkasnya. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini