![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas menjawab wartawan usai pelantikan pejabat eselon II di balaikota pada Kamis sore, 13 Maret 2026. Hasby/Hastara.id |
Momen itu berlangsung saat Rico Waas menjawab wawancara usai pelantikan empat pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Medan pada Kamis sore, 13 Maret 2026. Salah satu pertanyaannya yakni soal masa jabatan Sekda Wiriya yang akan berakhir pada Juli mendatang.
"Nantilah kita lihat, kan masih panjang," ujar Rico Waas didampingi Wiriya Alrahman dan Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap.
Salah satu pernyataan cukup menggelitik yaitu, apakah ke depan wali kota akan memilih sosok sekda yang lebih muda secara usia, agar dapat mengimbangi frekuensi berpikir pimpinan daerah serta energik dalam bekerja.
Mendengar pertanyaan awak media tersebut, secara spontan Wiriya Alrahman langsung 'mengedipkan mata' secara berulang sambil 'senyam senyum'.
Wiriya Alrahman dijadwalkan memasuki masa pensiun pada Juli 2026. Berdasarkan data kepegawaian di laman BKDPSDM Setdako Medan, Wiriya Alrahman yang lahir pada 12 Juli 1966 akan mencapai batas usia pensiun 60 tahun untuk jabatan pimpinan tinggi pratama. Wiriya telah menduduki jabatan tertinggi sebagai ASN Pemko Medan sejak 15 Oktober 2018.
Disinggung lagi terkait skema pemilihan pejabat Eselon IIA tersebut nantinya, Rico Waas tampak masih memberikan jawaban diplomatis. Termasuk apakah menunggu masa jabatannya habis dahulu dan lalu ditunjuk penjabat (Pj) sekda. Ataukah dibuka skema seleksi terbuka sebelum Wiriya purna bhakti.
"Kita lihat nanti. Pokoknya yang terbaik doa kita bersama, mudah-mudahan untuk Kota Medan," pungkasnya.
Usai melantik empat pejabat eselon II, kekosongan pimpinan definitif pada perangkat daerah di jajaran Pemko Medan kini tinggal tujuh posisi lagi. Yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, serta Sekretaris DPRD.
Mengenai hal ini, Rico Waas kembali menegaskan akan segera melakukan pengisian ketujuh instansi strategis tersebut lewat skema manajemen talenta ASN.
"Iya, segera. Kami kan melihat siapa yang terbaik, kalau memang pas dan sesuai maka akan sesegera mungkin," ujarnya.
Sebagaimana diketahui keempat pejabat eselon II yang dilantik tersebut antara lain Ahmad Untung Lubis (Kadis KP3); Rasyid Ridho Nasution (Kepala Dinas PMPTSP), Hendra Ridho Gunawan Siregar (Kadiskop UKM Perindag), dan Wandro Malau (Kadis Damkarmat). (has)
