Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi wujud kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Anak-anak tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasakan pengalaman memilih sendiri pakaian baru yang akan dikenakan saat Lebaran.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Airin. Kehadiran keduanya disambut antusias oleh anak-anak yang telah berkumpul di lantai 3 gedung Ramayana. Turut hadir Ketua BAZNAS Kota Medan Ustaz Nursyam, Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan komitmen Pemko Medan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat, khususnya anak yatim dan dhuafa.
“Kita ingin memastikan tidak ada anak di Kota Medan yang merasa sedih saat Lebaran karena tidak memiliki baju baru. Semua anak berhak merasakan kebahagiaan di hari kemenangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun ini nilai santunan belanja untuk setiap anak ditingkatkan. Jika sebelumnya sebesar Rp500.000, kini menjadi Rp600.000 per anak. Penambahan tersebut diharapkan memberikan keleluasaan bagi anak-anak untuk melengkapi kebutuhan Lebaran, mulai dari pakaian hingga alas kaki.
“Dengan nilai ini, kita berharap anak-anak bisa membawa pulang satu set pakaian lengkap untuk Lebaran, sehingga mereka benar-benar merasakan kebahagiaan yang utuh,” kata Rico.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk BAZNAS dan KORPRI.
“Program ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga pengingat pentingnya kepedulian dan semangat berbagi, khususnya menjelang Idulfitri,” ucapnya.
Rico Waas menambahkan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata perhatian kepada anak-anak agar mereka merasakan bahwa tidak sendiri dan tetap diperhatikan.
“Ini bukan hanya soal baju baru, tetapi tentang kepedulian kita. Kita ingin mereka merasakan ada banyak yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan,” ujarnya.
Usai sambutan, Rico Waas bersama istrinya, Airin mendampingi anak-anak berbelanja. Suasana haru dan penuh keceriaan pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung, dengan anak-anak antusias memilih pakaian yang diinginkan.
Pemko Medan berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berbagi dan kebersamaan di tengah masyarakat, sehingga Idulfitri benar-benar menjadi momen kemenangan yang dirasakan semua pihak.
Ketua BAZNAS Kota Medan Ustaz Nursyam menyebutkan, program belanja bersama ini menyasar 400 anak dari seluruh kecamatan di Kota Medan dan dilaksanakan dalam dua tahap.
“Pada hari pertama diikuti 200 anak dari wilayah Medan bagian utara, yakni Kecamatan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan. Hari kedua akan diikuti anak-anak dari kecamatan lainnya yang telah didata oleh BAZNAS,” pungkasnya. (rel/has)
