![]() |
| Wali Kota Rico Waas bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap dan Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman diabadikan dalam suatu momen rapat beberapa waktu yang lalu. Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — DPRD Kota Medan menyoroti rencana Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang akan mencari sekretaris daerah (sekda) definitif melalui sistem manajemen talenta menjelang pensiunnya Wiriya Alrahman, pada Juli 2026.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Muslim Harahap, menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan metode yang digunakan, sepanjang prosesnya berjalan transparan dan akuntabel.
“Sistem manajemen talenta ini merupakan kebijakan yang sudah dirancang oleh BKN bersama Kemenpan RB. Untuk Kota Medan, kita juga telah sepakat menerapkannya. Pada prinsipnya tidak ada masalah, namun prosesnya harus tetap transparan,” ujar Muslim kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).
Mantan Kepala BKPSDM Kota Medan itu mengatakan, jabatan sekda memiliki peran strategis sebagai ujung tombak kepala daerah dalam mengoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan program di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, wali kota tetap memiliki hak prerogatif dalam menentukan kandidat terbaik, baik melalui mekanisme lelang jabatan maupun manajemen talenta.
“Bagaimanapun mekanismenya, pada akhirnya kepala daerah yang mengusulkan dan memilih. Itu hak prerogatif wali kota,” tegasnya.
Penghubung Efektif
Muslim menekankan, sekda merupakan posisi sentral yang menuntut kemampuan komunikasi dan koordinasi yang kuat. Sosok sekda, kata dia, harus mampu menjadi penghubung antara kepala daerah dengan berbagai pihak, baik internal pemerintahan maupun eksternal.
“Sekda harus bisa menjadi penjembatan antara wali kota dengan pimpinan OPD, DPRD, hingga pihak eksternal lainnya. Jika peran ini tidak berjalan baik, roda pemerintahan juga akan terganggu,” katanya.
Ia menambahkan, kepala daerah umumnya fokus pada perumusan kebijakan strategis, sementara Sekda bertugas memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan optimal di lapangan.
“Tidak mungkin wali kota dan wakil wali kota memantau satu per satu kinerja OPD. Sekda yang berperan mengontrol dan memastikan seluruh perangkat daerah bekerja sesuai visi dan misi kepala daerah,” katanya.
Mengingat pentingnya posisi tersebut, Muslim meminta Wali Kota Rico Waas dapat memilih figur yang benar-benar kompeten dan mampu menerjemahkan visi pembangunan kota.
“Wali Kota Medan harus memilih sosok sekda yang mampu mengimplementasikan semangat ‘Medan Untuk Semua’, serta membantu mewujudkan visi dan misi Pemko Medan secara efektif,” pungkasnya. (has)
