![]() |
| Wali Kota Medan, Rico Waas menjawab wartawan usai memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Balai Kota Medan pada Rabu, 25 Maret 2026. Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmennya untuk mencari sosok sekretaris daerah (Sekda) terbaik yang mampu meningkatkan kinerja pemerintahannya sekaligus menerjemahkan visi dan misi kepala daerah secara tepat.
Hal tersebut disampaikan Rico usai memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Balai Kota Medan, Rabu (25/3/2026).
“Kita akan mencari yang terbaik untuk memajukan kinerja Kota Medan, disamping memiliki pengalaman yang baik. Intinya bagaimana visi dan misi wali kota dan wakil wali kota yang sudah berjalan dapat dijabarkan dan diimplementasikan secara tepat sasaran,” ujarnya menjawab wartawan.
Rico menekankan, ke depan program-program yang telah berjalan harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan agar memberikan hasil yang lebih optimal bagi masyarakat.
“Progres kerja yang kita harapkan harus semakin baik lagi ke depan,” katanya.
Terkait mekanisme pengisian jabatan sekda, Rico mengungkapkan pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia juga memberi sinyal bahwa proses seleksi kemungkinan akan menggunakan skema manajemen talenta (MT), sebagaimana diterapkan dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II).
“Saya rasa akan memakai manajemen talenta bila masih tingkat eselon II, hampir sama (dengan yang berjalan saat ini),” ujarnya.
Meski demikian, Rico belum merinci jadwal resmi pembukaan seleksi. Ia hanya menyebutkan bahwa proses penjaringan sejatinya sudah mulai dilakukan.
“Nanti pasti akan kelihatan, tapi sebenarnya saat ini sudah mulai dijaring,” ucapnya.
Ia menambahkan, pejabat eselon II yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklatpim II) memiliki peluang untuk mengikuti seleksi. Namun, ia memberi penekanan pada pentingnya pengalaman serta kemampuan dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah.
“Terlebih yang sudah pernah memimpin OPD eselon II. Tapi yang paling penting adalah bagaimana visi misi wali kota dan wakil wali kota bisa terwujud,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui Sekda Kota Medan saat ini, Wiriya Alrahman, dijadwalkan memasuki masa pensiun pada Juli 2026. Berdasarkan data kepegawaian, Wiriya yang lahir pada 12 Juli 1966 akan mencapai batas usia pensiun 60 tahun untuk jabatan pimpinan tinggi pratama.
Wiriya telah menjabat sebagai sekda sejak 15 Oktober 2018 menggantikan Syaiful Bahri Lubis. Sebelumnya, ia pernah menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan Pemko Medan, seperti Kepala Dinas Tata Kota, Kepala Dinas Bangunan, Kepala Dinas Pertamanan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, hingga Kepala Bappeda. Ia juga merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kariernya meroket ketika iparnya, Agus Andrianto menjabat Kapolda Sumatera Utara, Wakapolri hingga dipercaya oleh Presiden Prabowo menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI saat ini. (has)
