![]() |
| Kepala SMPN 2 Tarutung, Daniel Simanjuntak, didampingi guru dan perwakilan siswa yang lolos tes akademik ke SMA unggulan, Senin (11/5/2026). O. Sihombing/Hastara.id. |
TAPUT, HASTARA.ID — Sebanyak 35 siswa SMP Negeri 2 Tarutung berhasil lolos ke sejumlah SMA unggulan pada tahun 2026. Capaian tersebut diumumkan dalam acara Pentas Seni (Pensi) dan pelepasan siswa kelas IX Angkatan ke-65 yang digelar di lapangan sekolah, Senin (11/5/2026).
Kepala SMPN 2 Tarutung, Daniel Simanjuntak, menyebutkan jumlah siswa yang diterima di sekolah unggulan tahun ini meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu sekolah ini hanya meloloskan 12 orang melalui tes akademik sekolah unggulan. Tahun ini meningkat menjadi 35 siswa. Artinya naik hampir tiga kali lipat dari pencapaian sebelumnya. Kami berharap tahun depan bisa mencapai 40 siswa,” ujarnya disambut tepuk tangan para siswa dan tamu undangan.
Mereka yang diterima tersebar di sejumlah sekolah unggulan, yakni SMA Taruna sebanyak 5 orang, SMA Matauli Sibolga 7 orang, SMA Del Laguboti 6 orang, SMA Yasop Balige 9 orang, SMA Lintongnihuta 7 orang, serta SMA Garuda Medan 1 orang.
Menurut Daniel, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para guru, dukungan orang tua, serta semangat belajar siswa yang terus meningkat. Ia berharap capaian itu dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk lebih disiplin dan giat belajar.
“Untuk meningkatkan kedisiplinan dan prestasi siswa, ke depan kami akan mengadakan tes kesamaptaan dan psikotes. Kami juga berharap dukungan penuh dari orang tua siswa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Daniel juga menyampaikan pesan haru kepada para siswa kelas IX yang akan meninggalkan sekolah tersebut.
“Kenanglah sekolah ini dan para guru kalian. Sapalah kami di mana pun kita bertemu nanti setelah kalian lulus. Kami selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian,” ucapnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi perpisahan siswa kelas IX yang diiringi lagu “Doa Ibu”, pembacaan puisi, hingga prosesi sungkeman kepada orang tua. Suasana haru pun tak terbendung ketika para siswa dan orang tua saling berpelukan sambil menitikkan air mata.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai hiburan dan penampilan seni, seperti tari tradisional, vokal solo, tor-tor, aksi teatrikal, serta pertunjukan lainnya yang dibawakan para siswa SMPN 2 Tarutung. (os)
