-->

Bobby Nasution Ganti Sulaiman Harahap, Pj Sekdaprov Sumut Kini Dijabat Timur Tumanggor

Sebarkan:

 

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi menggantikan Sulaiman Harahap di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (14/8/2026). Istimewa/Hastara.id


MEDAN, HASTARA.ID — Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution resmi mengganti Sulaiman Harahap dari posisi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu). Posisi tersebut kini dipercayakan kepada Timur Tumanggor. 

Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (14/8/2026).

Timur Tumanggor berjabatan definitif Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut. Ia merupakan pejabat dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/d). Pergantian tersebut menandai berakhirnya masa tugas Sulaiman Harahap sebagai Pj Sekdaprovsu. Bobby menyebut pergantian itu merupakan bagian dari kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Di hadapan pejabat dan jajaran Pemprov Sumut, Bobby menyampaikan apresiasi atas kinerja Sulaiman selama mengemban tugas sebagai Pj sekdaprov.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kinerja Bapak Sulaiman. Kita tahu, mengerjakan ini bukan hal yang mudah, banyak tantangan, dan kami mengapresiasi kinerja Bapak Sulaiman," ujar Bobby.

Tiga Pesan Utama

Kepada Timur Tumanggor, Bobby langsung menitipkan tiga pesan utama yang harus menjadi pegangan dalam menjalankan roda administrasi pemerintahan Provinsi Sumut.

Pertama, menjaga kondusivitas pemerintahan. Bobby meminta Timur memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja dalam suasana kondusif. Kolaborasi juga harus diperkuat, baik dengan DPRD Sumut, Forkopimda maupun seluruh pemangku kepentingan di daerah. Kedua, memastikan arah anggaran tetap sejalan dengan prioritas pembangunan.

Sebagai Pengguna Anggaran (PA), Timur diminta memastikan kebijakan dan penganggaran Pemprov Sumut tetap berfokus pada tiga kepentingan sekaligus, yakni mendukung program pemerintah pusat, menyukseskan RPJMD Provinsi Sumut serta menopang pembangunan di kabupaten/kota.

"Tiga poin ini ke depannya harus terus bisa berjalan beriringan, tanpa mengurangi salah satu," tegas Bobby. Namun, dari tiga pesan tersebut, Bobby memberikan penekanan paling keras pada persoalan integritas dan pengelolaan anggaran.

Ketiga imbuh Bobby, jangan bermain-main dengan anggaran. Ia meminta Timur menjalankan amanah jabatan secara bersih dan memastikan tidak terjadi praktik korupsi, pungutan liar maupun penggelembungan anggaran.

"Jaga amanah, jangan ada main-main dalam hal anggaran. Korupsi, pungli, dan jangan ada mark-up penganggaran," tegasnya.

Pesan tersebut menjadi perhatian penting bagi Pj sekdaprov baru karena posisi sekda memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan birokrasi sekaligus memastikan kebijakan kepala daerah diterjemahkan ke dalam program dan penganggaran perangkat daerah.

Bobby berharap pergantian Pj sekdaprov tidak sekadar menjadi perubahan personel di jajaran birokrasi, tetapi mampu memperkuat kinerja pemerintahan dan membuat keberadaan Pemprov Sumut semakin dirasakan masyarakat. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini