-->

Pemko Medan Raih Peringkat II Skor Arsip ASN Wilayah Kanreg VI BKN

Sebarkan:

 

Pemko Medan berhasil meraih Peringkat II Skor Arsip ASN di wilayah kerja Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara pada periode Semester I/2026. Istimewa/Hastara.id 


MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan kembali menorehkan prestasi dalam penguatan tata kelola manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Kali ini, Pemko Medan berhasil meraih Peringkat II Skor Arsip ASN di wilayah kerja Kantor Regional (Kanreg) VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada periode Semester I/2026.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari BKN melalui pemberian piagam penghargaan kepada Pemko Medan. Piagam tertanggal 7 Juli 2026 itu diterbitkan atas nama Kepala BKN oleh Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan arsip dan data kepegawaian di lingkungan Pemko Medan terus mengalami penguatan. Administrasi ASN tidak hanya dituntut tertib secara dokumen, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan sistem digital yang menuntut data akurat, mutakhir, terintegrasi, dan mudah ditelusuri.

Menurut Wali Kota Medan, Rico Tri Bayu Waas, capaian peringkat kedua ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemko Medan untuk tidak berhenti melakukan pembenahan. 

"Pengelolaan arsip ASN yang baik dinilai penting karena menjadi bagian dari fondasi manajemen kepegawaian, mulai dari pemutakhiran data hingga mendukung pengambilan kebijakan terkait aparatur," ucapnya.

Rico Waas menilai penghargaan tersebut bukan semata-mata sebagai capaian administratif, melainkan sebagai bentuk pengakuan terhadap upaya jajaran pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan data ASN yang semakin profesional dan akuntabel.

"Sinergitas antarsatuan kerja juga menjadi salah satu faktor penting dalam pencapaian tersebut. Konsistensi dalam menata dokumen, memperbarui data, serta mengintegrasikan arsip kepegawaian menjadi bagian dari upaya mewujudkan manajemen ASN yang lebih efektif dan modern," katanya.

Ia berharap ke depan capaian ini menjadi pemacu bagi Pemko Medan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip ASN. Digitalisasi dan integrasi data kepegawaian diharapkan tidak hanya meningkatkan ketertiban administrasi, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Penghargaan dari BKN tersebut bukan menjadi titik akhir, melainkan momentum bagi Pemko Medan untuk terus berbenah dan menghadirkan tata kelola manajemen ASN yang semakin berkualitas," pungkas Rico. (rel/has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini