Pesan tersebut disampaikan Bobby Nasution melalui Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap saat menghadiri Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Sumatera Utara di Pos Bloc, Lapangan Merdeka Medan, Minggu (2/8).
"Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan, pengorbanan jiwa raga, harta, dan air mata para pejuang. Tugas kita sekarang bukan lagi merebut kemerdekaan, tetapi mengisinya dengan karya, prestasi, disiplin, persatuan, serta kepedulian terhadap sesama," ujar Sulaiman membacakan sambutan gubernur.
Ia menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan RI harus menjadi momentum memperkuat persaudaraan tanpa memandang usia, profesi, suku, agama, maupun latar belakang.
"Di sinilah wajah Indonesia yang sesungguhnya, bersatu dalam keberagaman. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat yang memiliki kepedulian, semangat kebersamaan, dan rasa cinta kepada daerah serta bangsa," katanya.
Sulaiman juga mengajak masyarakat menjadikan semangat juang para pahlawan sebagai inspirasi untuk terus bekerja keras, berkolaborasi, dan saling menghargai. Semangat itu, katanya, sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui program Kolaborasi Sumut Berkah dalam mewujudkan daerah yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan yang digelar DHD 45 Sumut memiliki nilai strategis karena mampu mengingatkan generasi muda bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan yang tidak mudah, sekaligus menumbuhkan semangat patriotisme di tengah masyarakat.
Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) Muhammad Hasyim menjelaskan pemilihan Lapangan Merdeka sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut merupakan titik bersejarah bagi perjalanan kemerdekaan di Sumatera Utara.
"Di Lapangan Merdeka inilah pembacaan Teks Proklamasi di Sumatera Utara dilakukan oleh Gubernur pertama Sumatera Utara, Tengku Muhammad Hasan, didampingi Ahmad Tahir yang kemudian menjadi Letjen TNI (Purn). Tempat ini menjadi saksi sejarah perjuangan rakyat Sumatera Utara mempertahankan kemerdekaan," ungkapnya.
Ketua KONI Sumatera Utara Hatunggal Siregar turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan dapat menginspirasi para atlet Sumut untuk terus berjuang mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang olahraga.
"Kami berharap semangat juang para pahlawan menjadi motivasi bagi atlet-atlet Sumatera Utara untuk berprestasi dan berjuang demi nama baik daerah serta bangsa," ujarnya.
Senada, Ketua Dewan Paripurna DHD 45 Sumut Herry Lontung Siregar menegaskan bahwa semangat juang 1945 harus terus dipelihara sebagai modal membangun Indonesia yang lebih maju.
Rangkaian Semarak HUT RI ke-81 berlangsung meriah dengan parade ratusan pesepeda ontel dari berbagai komunitas yang dilepas Pj Sekdaprovsu, senam massal, pembagian hadiah lucky draw, pertunjukan freestyle soccer, hingga teatrikal perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda.
Turut hadir Sekretaris Umum KONI Sumut, Sofyan Amardi Hutasuhut, Bendahara Novan Efendy Siregar, serta jajaran pengurus DHD 45 Sumut. (rel)
