-->

Dilebarkan Jadi 14 Meter, Bobby Nasution Pastikan Jalan Veteran Pasar 9 Mulai Dibeton Bulai Ini

Sebarkan:

 

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi Kepala Dinas BMBKCK Sumut, Chandra Dalimunthe meninjau kondisi Jalan Veteran Pasar 9 di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, baru-baru ini. Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan ruas Jalan Veteran Pasar 9 di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena rusak parah, mulai diperbaiki pada Agustus ini.

Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau langsung kondisi jalan bersama Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Provinsi Sumut, Chandra Dalimunthe, Kamis (30/7/2026). 

Peninjauan tersebut merupakan respons cepat Pemerintah Provinsi Sumut terhadap keluhan masyarakat terkait akses vital yang menghubungkan kawasan Medan Marelan dengan Gerbang Tol Helvetia serta pusat Kota Medan.

Menurut Bobby, kondisi jalan yang rusak berat telah mengganggu aktivitas warga, memicu kemacetan, hingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

"Kondisi ruas Jalan Veteran Pasar 9 di Desa Manunggal mengalami rusak berat. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu, sering terjadi kemacetan, bahkan tidak sedikit pengendara yang mengalami kecelakaan di sini," ujarnya.

Upaya menjamin ketahanan jalan, Pemprov Sumut memilih menggunakan konstruksi beton (rigid pavement) yang dinilai lebih mampu menahan beban kendaraan bertonase besar. Selain itu, badan jalan juga akan diperlebar menjadi 14 meter guna meningkatkan kapasitas lalu lintas.

Pada tahap awal, pekerjaan diprioritaskan sepanjang 200 meter di titik kerusakan paling parah sebelum dilanjutkan pada ruas lainnya. Tidak hanya memperbaiki badan jalan, Pemprov Sumut juga akan membenahi sistem drainase sepanjang 24 kilometer, masing-masing 12 kilometer di sisi kiri dan kanan jalan. Pembenahan saluran air dinilai penting untuk mencegah genangan yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.

"Pada Agustus nanti ruas jalan ini akan kami perbaiki. Selain jalan, parit di sisi kiri dan kanan juga akan dibersihkan dan dirapikan agar aliran air lancar serta tidak terjadi genangan," kata Bobby.

Kepala Dinas BMBKCK Sumut Chandra Dalimunthe mengatakan, belum dimulainya pekerjaan bukan karena pemerintah mengabaikan keluhan masyarakat, melainkan masih menuntaskan tahapan perencanaan yang menjadi bagian dari mekanisme pelaksanaan proyek pemerintah.

"Setiap pekerjaan harus melalui tahapan yang telah ditetapkan. Setelah proses perencanaan selesai, baru dilanjutkan ke tahap pelaksanaan di lapangan. Jadi memang tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa," ucapnya.

Atas keterlambatan pelaksanaan perbaikan, Chandra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

"Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat karena perbaikan belum dapat dilaksanakan lebih cepat. Kami memahami kondisi ini telah mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," ujarnya.

Ia menegaskan, penggunaan konstruksi beton dipilih agar jalan memiliki daya tahan lebih lama serta mampu melayani lalu lintas kendaraan berat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Chandra juga memastikan pihaknya terus memetakan ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan agar penanganannya dapat dipercepat sesuai arahan Gubernur Sumut.

Kerusakan Jalan Veteran Pasar 9 sebelumnya menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Bahkan, sejumlah warga bersama organisasi kepemudaan sempat melakukan perbaikan darurat secara swadaya dengan menimbun lubang menggunakan tanah, pasir, dan batu pecah demi mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat hujan dan malam hari.

Pemprov Sumut pun mengajak masyarakat, pemerintah desa, serta pihak kecamatan untuk turut menjaga kebersihan drainase agar infrastruktur yang dibangun dapat bertahan lebih lama dan berfungsi secara optimal. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini