![]() |
| Wali Kota Medan, Rico Tri Bayu Waas bersama Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen dalam rapat paripurna di gedung dewan pada Senin, 24 Agustus 2026. Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan menyatakan komitmen akan membangun kembali rumah warga korban bencana angin puting beliung (APB) di sembilan kecamatan terdampak. Pendataan secara komprehensif terus dilakukan oleh perangkat daerah terkait dan unsur kewilayahan setempat.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengatakan saat ini bantuan berupa material bangunan untuk menata kembali hunian para warga terdampak bencana APB, terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Bencana (BPBD) yang dibantu pihak kecamatan dan kelurahan.
"Kemudian paling terpenting adalah bantuan logistik berupa makanan dan minuman. Juga kebutuhan air bersih. Ini yang terus dilakukan oleh tim di kewilayahan dan BPBD," ucapnya menjawab wartawan di Medan, Selasa (25/8/2026).
Rico Waas mengakui terus memantau perkembangan situasi pemulihan pasca bencana APB yang melanda sembilan kecamatan. Termasuk dua kecamatan terparah yakni Medan Johor dan Medan Amplas.
"Saya mendorong agar rekan-rekan camat mampu mendelegasikan segala tugas kemanusiaan ini, sebagaimana arahan yang telah disampaikan kepada mereka. Termasuk dalam hal menangani adanya warga yang sakit akibat dampak bencana untuk segera dibawa ke rumah sakit agar ditangani," ucapnya.
Pendataan secara utuh sangat dibutuhkan sebagai landasan Pemko Medan dalam penganggaran perbaikan rumah para korban bencana APB. Menurut Rico, sesuai regulasi, saat ini bantuan yang dibolehkan diberikan kepada korban bencana APB, baru sebatas material-material bangunan.
"Kami juga sedang kaji regulasinya agar bisa dibangun rumah-rumah yang rusak tersebut. Termasuk kemungkinan dapat ditampung dalam penggunaan BTT (Belanja Tak Terduga) dalam bencana APB ini. Tapi saat ini sesuai aturan yang kami pelajari, bantuan baru dapat diberikan seperti material atau bahan-bahan bangunan, serta sembako," terangnya.
Pemko Medan, imbuh Rico Waas, mengapresiasi kepedulian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas rencana membangun ulang rumah-rumah warga terdampak bencana APB, salah satunya di Kecamatan Medan Johor.
"Saya sampaikan terimakasih. Bagaimanapun pemerintah harus senantiasa hadir untuk masyarakat, apalagi di saat-saat yang dibutuhkan seperti ini. Masyarakat Kota Medan juga bagian dari Provinsi Sumatera Utara. Kami dari Pemko Medan juga tentunya akan berbuat yang terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana tersebut," pungkasnya.
Informasi yang diperoleh dari BPBD Medan, bantuan terhadap warga terdampak APB antara lain berupa paket sembako, selimut, material bangunan serta terpal. Bantuan logistik dan material bangunan tersebut akan terus disalurkan ke sembilan kecamatan terdampak. Yakni Kecamatan Medan Amplas, Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Selayang, Medan Sunggal, Medan Perjuangan, Medan Petisah, Medan Denai, dan Medan Area. Adapun data terkait rumah yang rusak sebanyak 167 unit. (has)
