Bantuan tersebut disalurkan menyusul angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (18/8/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB di sejumlah kelurahan di Kecamatan Medan Johor dan Medan Amplas. Di Medan Johor, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Suka Maju dan Titipapan 1, sedangkan di Medan Amplas bencana terjadi di Kelurahan Harjosari II.
Penyerahan bantuan dilakukan di lokasi pengungsian Jalan Suka Cerdas Kanal, Medan Johor, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Bantuan diserahkan jajaran BPBD Kota Medan bersama unsur kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan setempat.
Sementara untuk korban terdampak di Kecamatan Medan Amplas, bantuan diserahkan di Kantor Camat Medan Amplas pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, selimut, material bangunan serta terpal untuk membantu kebutuhan mendesak warga, terutama mereka yang mengalami kerusakan tempat tinggal akibat terjangan angin.
Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari menyampaikan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana mendapat perhatian pemerintah.
Tak berhenti di dua wilayah tersebut, BPBD Kota Medan kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak puting beliung di Kecamatan Medan Perjuangan. Bencana yang terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB tersebut berdampak pada sejumlah kelurahan, yakni Tegal Rejo, Sei Kera Hulu, Sei Kera Hilir I, Sei Kera Hilir II dan Sidorame Timur.
Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Camat Medan Perjuangan pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 23.25 WIB. Petugas BPBD bersama kepala lingkungan turun langsung dalam proses distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Seperti di wilayah lainnya, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, selimut, material bangunan dan terpal.
Langkah cepat ini menunjukkan pemerintah tidak hanya melakukan pendataan terhadap dampak bencana, tetapi juga berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak, khususnya di tengah kondisi pascabencana yang masih membutuhkan penanganan.
Pemko Medan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga yang rumah atau lingkungannya terdampak angin puting beliung.
Kondisi tersebut di sisi lain menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Pemerintah dan masyarakat perlu memperkuat mitigasi bencana, terutama di kawasan permukiman yang memiliki potensi terdampak angin kencang dan hujan deras. (has)
