-->

Viral Dugaan Judi di Jalan Rukam Binjai, Pas Aparat Gabungan Cek Lapangan Nihil

Sebarkan:

 

Tim gabungan TNI-Polri bersama elemen mahasiswa melakukan pengecekan langsung ke lokasi di Jalan Rukam, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Selasa (11/8/2026). Dari pengecekan tersebut, tidak ditemukan aktivitas perjudian sebagaimana isu yang sebelumnya beredar di media sosial. Istimewa/Hastara.id 
BINJAI, HASTARA.ID — Isu dugaan maraknya aktivitas perjudian di Jalan Rukam, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, akhirnya ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung oleh tim gabungan TNI-Polri, Selasa (11/8/2026).

Pengecekan tersebut melibatkan personel Polda Sumut, Kodam I/Bukit Barisan, Kodim 0203/Langkat dan Polres Binjai. Hasilnya, tim tidak menemukan aktivitas perjudian maupun indikasi kegiatan sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar di media sosial.

Sejumlah pihak yang ikut menyaksikan pengecekan di lokasi juga menyebut tempat tersebut tidak sedang digunakan untuk aktivitas perjudian.

Seorang warga setempat yang mengaku bernama Ali mengatakan, kawasan Jalan Rukam hingga Brahrang memang dikenal memiliki sejumlah sarana olahraga yang digunakan masyarakat.

"Tadi saya melihat tim gabungan TNI-Polri mengecek lokasi yang disebut-sebut menjadi tempat perjudian. Setelah dicek, tidak ada aktivitas apa pun," ujar Ali kepada wartawan di lokasi.

Menurut Ali, kawasan tersebut memiliki berbagai fasilitas olahraga, mulai dari meja biliar hingga lapangan futsal dan fasilitas olahraga lainnya.

Ia menilai, keberadaan sarana olahraga tersebut semestinya tidak serta-merta dikaitkan dengan aktivitas perjudian tanpa adanya bukti yang jelas.

"Di sekitar Brahrang, khususnya Lincun, banyak lokasi warga berolahraga. Ada biliar, futsal, basket dan olahraga lainnya. Di sebelah lokasi yang disebut-sebut itu juga ada lapangan futsal," katanya.

Ali menyebut lokasi yang menjadi sorotan tersebut merupakan tempat yang berkaitan dengan Fandy Boy, atlet tinju asal Binjai.

Apresiasi Poldasu

Forum Mahasiswa Peduli Sumatera Utara turut mengapresiasi langkah aparat yang turun langsung melakukan pengecekan lokasi.

Adi, salah seorang mahasiswa yang tergabung dalam forum tersebut, mengatakan pengecekan lapangan penting dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.

"Tidak ada aktivitas judi di lokasi. Saya sangat mengapresiasi Polres Binjai dan Poldasu bersama TNI yang mengundang kami untuk mengecek lokasi Jalan Rukam," katanya. 

Menurut dia, sebelumnya Forum Mahasiswa Peduli Sumatera Utara telah menyampaikan aspirasi terkait dugaan perjudian di kawasan Brahrang melalui aksi di Mapolda Sumut.

Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung, kondisi lokasi yang dituding sebagai tempat perjudian justru terlihat kosong dan tidak ditemukan aktivitas perjudian.

"Kemarin kami melakukan aksi di Mapoldasu terkait perjudian Brahrang. Hasilnya saat ini kita lihat sendiri, lokasi tersebut kosong," ujarnya.

Adi juga menyoroti kondisi fisik lokasi yang menurutnya tidak menunjukkan gambaran sebagai tempat perjudian seperti yang ramai diberitakan di media sosial.

"Tempat tersebut tidak layak, sangat kotor dan berdebu. Saya sangat mengapresiasi Poldasu yang sudah mengundang kami untuk melihat langsung," katanya.

Sementara Fandy Boy, pemilik lokasi sekaligus atlet tinju asal Binjai, membantah anggapan bahwa tempat tersebut merupakan arena perjudian. Ia menegaskan lokasi tersebut digunakan sebagai sarana olahraga biliar yang disewanya.

Fandy mengatakan, keberadaan fasilitas olahraga seperti biliar dan futsal merupakan bagian dari aktivitas masyarakat di kawasan Brahrang.

"Brahrang bukan hanya terkenal dengan rambutannya. Di sini juga banyak sarana olahraga. Di samping tempat biliar milik saya, ada juga lapangan futsal," ujarnya. (red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini