-->

Bobby Nasution Sentil Respons Lambat Bupati Karo: Siswa Masih Dirawat, Jangan Dianggap 'Lebay'

Sebarkan:

 

Kolase foto Gubernur Sumut Bobby Nasution dengan Bupati Karo Antonius Ginting dengan latar belakang Rumah Sakit Amanda Berastagi. Artificial Intellegence/AI

MEDAN, HASTARA.ID — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti respons Pemerintah Kabupaten Karo dalam menangani puluhan pelajar SMK Negeri 1 Merdeka yang mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sorotan itu mencuat setelah sejumlah pelajar masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Amanda Berastagi. Di tengah kondisi tersebut, Bupati Karo Antonius Ginting dilaporkan belum terlihat menjenguk langsung para korban hingga Rabu (16/9/2026).

Bobby mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya memastikan penanganan medis, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan pendampingan kepada para siswa serta keluarga korban.

“Anak-anak ini harus kita ayomi, kita lindungi. Jangan dianggap 'lebay' (berlebihan, Red), jangan dianggap drama,” tegasnya menjawab wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (17/9/2026).

Menurut Bobby, kondisi psikologis setiap anak berbeda. Karena itu, dampak yang dirasakan siswa tidak boleh disepelekan hanya karena penyebab gangguan kesehatan tersebut masih dalam proses pemeriksaan.

“Enggak semua anak itu mentalnya sama. Sama seperti korban kecelakaan, responsnya berbeda-beda,” ujarnya.

Berhentikan Operasional Sementara

Bobby di sisi lain juga menyoroti aspek keamanan pangan. Jika makanan pada program MBG dicurigai tidak sehat, makanan tersebut diminta tidak dikonsumsi sebelum dipastikan keamanannya.

“Kalau memang dicurigai makanannya tidak sehat, ya jangan dikonsumsi,” katanya.

Ia menyebut operasional pemasok atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat dihentikan sementara untuk evaluasi dan perbaikan sistem, bukan untuk menghentikan program MBG secara permanen.

“Tujuannya supaya bisa diperbaiki sistemnya, bukan berarti dihentikan selamanya,” ujar Bobby.

Kasus SMK Negeri 1 Merdeka menjadi sorotan serius karena merupakan kejadian lanjutan setelah kasus dugaan gangguan kesehatan terkait MBG di Karo pada Agustus lalu. Pada kasus sebelumnya, Bupati Antonius Ginting tercatat turun langsung bersama jajaran Forkopimda mengunjungi para siswa yang terdampak. Kini, ketika kasus kembali muncul dan sejumlah siswa masih menjalani perawatan, publik kembali menunggu sejauh mana kehadiran langsung Pemkab Karo dalam memastikan keselamatan dan pemulihan para korban.

Terlebih, jumlah siswa yang mengalami keluhan dilaporkan mencapai puluhan orang. Data yang dihimpun dari pihak sekolah sebelumnya mencatat 44 siswa mengalami keluhan dan 39 di antaranya masih menjalani perawatan pada 15 September. Meski dugaan keterkaitan dengan MBG masih harus menunggu hasil pemeriksaan, Bobby menegaskan penanganan korban tidak boleh setengah hati.

“Yang paling penting sekarang bagaimana anak-anak ini kita ayomi dan masyarakat juga kita ayomi,” katanya. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini