![]() |
| Sekdaprovsu Arief S Trinugroho menyampaikan ucapan perpisahan dalam rapat paripurna DPRD Sumut, Rabu (20/11/2024). IST |
MEDAN, HASTARA.ID — Arief S Trinugroho menyampaikan salam perpisahan sebagai aparatur sipil negara dalam Paripurna DPRD Sumatera Utara tentang pengangkatan alat kelengkapan dewan (AKD) di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (20/11).
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) tersebut kini memasuki masa purna bakti setelah 34 tahun mengabdi sebagai abdi negara. Sidang paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto. Sutarto mempersilahkan Arief untuk mengucapkan salam perpisahan dalam momen tersebut. Saat itu, Arief sedang bertugas mendampingi Penjabat Gubsu, Agus Fatoni.
Mengawali pidatonya, Arief menyebutkan masa dinasnya sebagai ASN telah memasuki 34 tahun, dimulai dari CASN untuk eselon 5 pada masa itu, kemudian naik hingga terakhir menjadi penjabat eselon I. Mulai dari Kemendagri berlanjut ke Pemprovsu, berpindah ke Pemko Medan dan terakhir kembali ke Pemprovsu.
“Pada akhir bulan ini saya mengakhiri tugas sebagai PNS, sebagai Sekdaprovsu. Cukup banyak tugas yang harus diemban dengan kesibukan yang sangat tinggi, dan mau tidak mau, suka tidak suka, paham atau tidak paham, semuanya harus dimengerti sebagai sekda. Alhamdulillah, semuanya dapat dijalani dengan baik juga disertai dengan perasaan yang tentunya bersyukur," ujarnya.
Arief juga mengatakan bahwa selama ini ia berperan sebagai sekretaris gubernur, dimana seorang sekdaprov sering mendampingi tugas dari atasannya di berbagai momentum.
“Untuk itu tentunya saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama, bantuan, pengertian, dan semoga semuanya menjadi lebih baik,” katanya.
Kepada para anggota DPRD Sumut periode 2024-2029, yang sebagian juga merupakan wakil rakyat petahana, Arief mengungkapkan bahwa telah banyak berinteraksi. Karenanya ia memohon maaf jika dalam hubungan dan komunikasi selama ini, terdapat hal yang kurang berkenan dan menyenangkan hingga menyinggung perasaan.
“Saya mohon maaf kepada bapak/ibu sekalian karena begitu banyak memang pekerjaan yang harus ditangani. Sehingga kadang-kadang saya terlambat merespon. Dan mulai 1 Desember (2024), saya pamit undur diri. Semoga silaturahmi kita terus terjaga. Saya cinta Indonesia, saya cinta Sumatera Utara,” katanya.
Para pimpinan dan anggota DPRD Sumut kemudian memberikan ucapan salam perpisahan kepada Arief S Trinugroho yang memasuki masa purna bakti mulai 1 Desember 2024. Sehingga kemungkinan besar, sidang paripurna tersebut adalah yang terakhir ia hadiri sebagai Sekdaprov Sumut. (rel/has)
