Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan wisuda sarjana, profesi dan magister periode I TA. 2024/2025 Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) di Gedung Selecta Medan, Sabtu (1/2).
Pihaknya yakin bahwa fase setelah wisuda ini akan menjadi ajang pembuktian terhadap gelar sarjana yang diraih selama melaksanakan pendidikan tinggi di UISU.
Dikatakannya bahwa proses wisuda ini adalah tahap awal bagi alumni UISU untuk meraih sukses. Selanjutnya alumni UISU harus mampu memberikan andil dan kontribusi ditengah-tengah masyarakat secara aktif.
“Sukses itu harus diraih dan harus dikejar. Semua itu bisa diraih dengan keteguhan niat dan cita-cita yang tinggi," kata Fauzan soal kiat meraih sukses sekaligus bagian dari kontribusi UISU untuk memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat.
Hadir Ketua Pembina Yayasan UISU Prof Dr Fauzie Yusuf Hasibuan beserta anggota, Ketua Pengawas PY UISU, dr Faisal Balatif beserta anggota, Pengurus Yayasan UISU, Ir Indra Gunawan, MP (Ketua Umum) Muhammad Idris, SH, MH (Sekretaris Umum) dan Ir Armansyah, MT (Bendahara Umum) serta pengurus lainnya. Turut hadir Kepala LLDikti Wilayah 1 Prof Saiful Anwar Matondang, Ketua Umum APTISI Prof Dr M Budi Djatmiko, seluruh pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan UISU serta orang tua dan keluarga para wisudawan/wisudawati.
![]() |
| Wamendikti RI, Prof Dr Fauzan memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para wisudawan/TI UISU pada Sabtu (1/2/2025). Istimewa/Hastara.id |
Konsisten
Menyahuti kehadiran wakil menteri yang berharap UISU untuk tetap eksis dan memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat, Rektor UISU Prof Dr Safrida, mengatakan bahwa dosen-dosen UISU secara konsisten tetap melakukan kegiatan tri dharma, khususnya penelitian dan pengabdian dalam rangka memberikan kontribusi masyarakat.
Bahkan saat ini, ujarnya, UISU telah memiliki majelis profesor yang akan menjadi motor serta inisiator kegiatan hibah penelitian dan pengabdian. Kehadiran majelis profesor UISU nantinya akan melakukan kegiatan pengabdian dan penelitian dengan melibatkan dosen-dosen lainnya berdasarkan keahlian bidang ilmu masing-masing. Sehingga tercipta kolaborasi dan kerjasama antar dosen yang ada di UISU.
“Kita juga sudah menjajaki kerjasama dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Penghargaan
Rektor UISU pada kesempatan itu turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh wisudawan dan orang tua beserta keluarga. Khususnya kepada wisudawan yang berhasil memperoleh IPK tertinggi dari masing-masing program studi. Ditegaskannya bahwa keberhasilan dan eksistensi UISU hingga saat ini adalah hasil dari ketangguhan dan semangat serta kerja keras dan dedikasi dosen, staf, mahasiswa maupun alumni dan pimpinan UISU.
Rektor juga memaparkan berbagai prestasi yang telah diraih dalam setahun terakhir; di antaranya keberhasilan UISU menjadi salah satu universitas terbaik ketagori SPMI. Penambahan 2 (dua) Guru Besar dalam bidang Ilmu Agroteknologi yakni Yayuk Purwaningrum dan Yenni Asbur. Dengan demikian hingga kini UISU tercatat memiliki 22 Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu.
Selain itu juga ada penambahan 10 dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala. Empat Dosen UISU berhasil menyelesaikan pendidikan doktor, peningkatan akreditasi program studi, pembukaan Studi Ilmu Manajemen (S3) serta prestasi-prestasi lainnya.
Dalam wawancaranya kepada media, rektor UISU didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah, Prof Dr Marzuki mengingatkan agar wisudawan selanjutnya mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan untuk meniti karir atau melanjutkan pendidikan.
“Jaga nama baik almamater,” ucapnya.
Ketua Umum APTISI Prof Dr M. Budi Djatmiko, mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan orang tua khususnya kepada UISU yang senantiasa eksis dalam mengelola perguruan tinggi di Sumatera Utara. Pihaknya berharap UISU semakin terdepan dalam mengelola pendidikan tinggi yaitu peningkatan kompetensi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman sesuai dengan visi dan misi UISU. (*/rel)

