![]() |
| Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto berjabatan tangan dengan Kolonel Sus Lukas Sambiono, sebagai Asisten Pidana Militer yang baru dilantiknya pada Selasa (6/5/2025). Istimewa/hastara.id |
Upacara pelantikan dan serah terima jabatan ini dihadiri sejumlah pejabat penting, mulai dari Wakajati Sumut Rudy Irmawan, para asisten hingga para Kajari dari berbagai daerah seperti Deli Serdang, Serdang Bedagai, Medan, Karo, dan Langkat.
Dalam sambutannya, Kajati Sumut Idianto menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas.
“Ini adalah hasil dari proses seleksi yang panjang dan ketat. Kami memilih sosok yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan etika,” ujarnya.
Idianto menggarisbawahi jabatan Aspidmil bukanlah peran biasa.
“Saudara akan memikul tanggungjawab besar. Setiap keputusan yang diambil mencerminkan wajah institusi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Kami percaya, pengalaman Anda sebagai Aspidmil Kejati Bali akan membawa semangat baru dan perubahan positif,” ujarnya kepada Kolonel Lukas.
Apresiasi juga disampaikan kepada pejabat lama, Kolonel Chk. Makmur Surbakti, yang dinilai telah memberikan kontribusi besar selama masa tugasnya.
“Beliau adalah sosok tangguh dalam menangani kasus-kasus sensitif, termasuk pelanggaran disiplin dan penyalahgunaan wewenang. Kolaborasi beliau dengan institusi militer menjadi contoh sinergi yang patut diteladani,” ujar Idianto.
Bidang pidana militer, lanjutnya, memang memiliki tantangan tersendiri.
“Ini tentang menyeimbangkan antara hukum militer yang ketat dengan prinsip keadilan yang tidak boleh dilanggar. Dibutuhkan ketajaman analisis dan keberanian dalam menegakkan hukum tanpa kompromi,” kata Idianto menutup amanatnya.
Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan sesi silaturahmi dan ucapan selamat kepada pejabat lama dan baru, menandai babak baru dalam kepemimpinan bidang pidana militer Kejati Sumut. (rel/has)
