![]() |
| Ketua GMNI Sumut, Armando Kurniawan Sitompul (kiri) memuji kinerja positif Kapoldasu, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto. Istimewa |
MEDAN, HASTARA.ID — Genap setahun menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara pada 29 Juli 2025, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mendapat apresiasi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara atas berbagai capaian positif yang telah diraih.
Sejak dilantik pada 29 Juli 2024, Irjen Whisnu dinilai berhasil membawa perubahan signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ketua GMNI Sumatera Utara, Armando Kurniansyah Sitompul, menyoroti beberapa keberhasilan Irjen Whisnu, terutama dalam memberantas narkoba dan menurunkan gangguan kamtibmas.
“Data konkret menunjukkan peningkatan drastis pengungkapan kasus narkoba. Pada 2023, Polda Sumut menyita 1 ton sabu, meningkat menjadi 1,2 ton pada 2024, dan lebih dari 600 kilogram hingga Juni 2025. Selama 2025 saja, Polda telah mengungkap 2.373 kasus narkoba dengan ribuan tersangka,” ujar Armando, Jumat (6/6/2025).
Selain itu, GMNI Sumut juga mengapresiasi keberhasilan Polda Sumut dalam pengamanan sejumlah agenda strategis, seperti PON XXI Aceh-Sumut 2024 dan persiapan Pilkada Serentak 2024. GMNI juga mencatat kepedulian Irjen Whisnu terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui program ketahanan pangan.
Atas kinerjanya, Irjen Whisnu bahkan menerima penghargaan nasional dari CNN Indonesia Awards 2024 untuk kategori “Best Leadership in Law & Crime Prevention.”
Harapan Besar
Meski menilai capaian positif tersebut patut diapresiasi, GMNI Sumatera Utara berharap Irjen Whisnu terus berkomitmen pada penegakan supremasi hukum yang adil dan merata.
“Kami berharap capaian ini dapat ditingkatkan di masa mendatang, terutama dalam mewujudkan supremasi hukum di Sumatera Utara,” tegas Armando.
Ia menekankan pentingnya hukum sebagai otoritas tertinggi dalam penyelenggaraan negara demi terciptanya demokrasi yang sehat.
“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, agar keadilan dapat dirasakan semua pihak,” imbuhnya.
GMNI juga mendorong peningkatan akses keadilan bagi masyarakat kecil, optimalisasi restorative justice dalam kasus-kasus tertentu, serta penguatan sinergi antara kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan organisasi masyarakat sipil untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan.
Armando menegaskan komitmen GMNI untuk terus mendukung langkah-langkah positif Polda Sumut di bawah kepemimpinan Irjen Whisnu.
“Kami akan terus mendukung dan mengawasi agar Polri dapat mewujudkan Sumatera Utara yang aman, sejahtera, dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Kami yakin Irjen Whisnu mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” pungkasnya. (has)
