![]() |
| Antusiasme pelaku usaha lokal dalam program UMKM Naik Kelas yang digelar Kementerian BUMN melalui sinergi perusahaan BUMN di Karo, Sumut, Selasa (19/8/2025). Istimewa/Hastara.id |
Sebanyak 163 peserta tercatat mengikuti kegiatan, terdiri dari 132 pelaku UMKM dan 31 fasilitator serta tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN. Antusiasme ini dinilai sebagai bukti kuat komitmen masyarakat dalam meningkatkan kapasitas usaha di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompetitif.
Sejak pagi, peserta dibekali berbagai materi praktis. Telkom Indonesia membuka sesi dengan paparan strategi digitalisasi point of sales yang disampaikan oleh Ratih Wiweka. Selanjutnya, Auditor Halal LPH PT Surveyor Indonesia, Finny Angkie Winoto, menekankan pentingnya sertifikasi halal untuk memperluas akses pasar.
Pada sesi siang, Deputi Direktur Pelaksanaan Edukasi Keuangan OJK, Halimatus Sa’diyah, menyampaikan materi literasi keuangan. Kepala Balai Besar BPOM, Drs. M Suhendri, Apt., M.Farm, juga memberikan sosialisasi terkait kepengurusan BPOM. Acara ditutup dengan materi branding dan copywriting dari praktisi komunikasi, Rio Purba.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., bersama perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Karo. Dari jajaran BUMN, hadir sejumlah pejabat di antaranya Muhammad Adna Miraza (Telkom Indonesia), Indra Nurdianyoto dan Bayu Pramadya (PJT I), Jefri Sofyan dan Joko Priyono (Bank Syariah Indonesia), Herman Sikumbang dan Julian Faisal (PT Inalum), Alfriady Zuliansyah (Nindya Karya), serta Albertus Donny Cahyono (BRI).
Program UMKM Naik Kelas ini terselenggara berkat dukungan dari BRI, Jasa Marga, Inalum, Jasa Tirta I, Bank Syariah Indonesia, Telkom Indonesia, ASDP, dan Nindya Karya. Kolaborasi lintas BUMN tersebut tidak hanya memberi edukasi, tetapi juga membuka peluang jejaring bisnis dan akses pembiayaan lebih luas bagi pelaku usaha.
Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla, menegaskan pentingnya program ini bagi daerah.
“UMKM adalah motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui program UMKM Naik Kelas, BUMN berkomitmen hadir langsung di daerah, memberikan akses, pendampingan, hingga sertifikasi agar pelaku usaha mampu menembus pasar yang lebih luas. Kehadiran BUMN bukan sekadar korporasi, tetapi mitra nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan, program ini diharapkan mampu memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM di Sumatera Utara, baik dalam peningkatan kapasitas usaha maupun penguatan daya saing produk lokal di pasar nasional dan global. (rel)
