-->

Lantik Sahabat SMA Sebagai Kepala Inspektorat, Rico Waas Tegaskan Hal Ini

Sebarkan:

 

Wali Kota Medan Rico Waas didampingi sejumlah pejabat teras Pemko Medan menjawab wartawan usai melantik Kepala Inspektorat Erfin Fachrur Razi di balai kota, Rabu (10/9/2025). Hasby/Hastara.id

MEDAN, HASTARA.ID — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, membenarkan bahwa Kepala Inspektorat Erfin Fachrur Razi yang dilantiknya merupakan teman satu sekolah di masa berseragam putih abu-abu. Mereka merupakan alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Medan, angkatan 2004. 

"Faktanya kan ada. Tapi kan tidak ada hubungannya (hasil seleksi yang sudah berjalan) dengan itu. Yang terpenting dia dapat bekerja dengan baik. Ya kalau tidak bisa bekerja (dengan baik), ya cabut (copot) aja," ucapnya menjawab wartawan usai melantik Erfin Fachrur Razi di Balai Kota Medan, Rabu (10/9/2025). 

Dia menyebutkan evaluasi kinerja terhadap setiap pejabat yang baru dilantik berjangka tiga bulan, meski ada relasi pertemanan yang erat dengan Efrin Fachrur Razi. 

"Saya sudah pastikan bahwa pegawai-pegawai (pejabat yang baru dilantik, Red), tiga bulan harus bisa dievaluasi," ujarnya. 

Rico Waas kembali menegaskan setiap pejabat yang bekerja buruk atau di bawah performa yang diharapkan, akan dicopot. Tindakan serupa juga berlaku untuk sohibnya tersebut.  

"Kita bisa minta ke BKN (Badan Kepegawaian Negara). Apalagi sampai menyalahgunakan wewenang. Kalau memang menyalahgunakan wewenang bagaimana? Betul kan? Jadi kita fair-fair aja," ujar dia. 

Evaluasi kinerja selama rentang waktu tiga bulan terhadap sohib sekolahnya itu, menurut Rico, harus mampu menyentuh persoalan-persoalan di tingkat kecamatan hingga kelurahan. 

"Artinya bisa bekerja on point, membantu kinerja wali kota yang mana agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang di tingkatan-tingkatan tersebut. Bagaimana merapikan sistem-sistem birokrat kita lebih baik. Jika ditingkatan itu bisa lebih baik, bahkan di OPD atau pemko-nya juga semakin baik, akan jadi penilaian untuk kita. Namun jika masih ada dirasa kurang baik, tentu menjadi bagian dari evaluasi tersebut," papar dia. 

Bukan Memukul

Mengenai penekanan kerja terhadap Erfin ke depan, Rico mengatakan setelah dilantik mudah-mudahan bisa langsung bisa beradaptasi dan bekerja dengan baik.

"Kami titipkan poin penting salah satunya reformasi birokrasi. Inspektorat harus ada sikap-sikap preventif, bukan hanya memukul saja," ujarnya. 

Inspektorat Medan didorongnya mampu melakukan mitigasi, review masalah sebelum menjadi persoalan. Selain itu mampu melakukan tindakan saat awal-awal, RPJMD dan asesmen agar setiap strategi dan kebijakan sesuai target. 

"Inspektorat harus bisa menciptakan birokrasi yang baik. Kita harus ngakui masih mendengar laporan masyarakat lurah yang beginilah, camat yang beginilah. Nah ini kita mau harus ada preventifnya," pungkas Rico. 

Turut Akui

Efrin Fachrur Razi pun mengakui bahwa dirinya dan Wali Kota Rico Waas merupakan teman sekolah di SMAN 2 Medan angkatan 2004. 

"Itu kebetulan aja. Kita karena satu sekolah apa namanya ya, saya pikir di Pemko Medan ini juga banyak ya (alumni SMAN 2 Medan). Saya kebetulan (angkatan) 2004. Pak asisten juga ada yang SMA 2, pejabat-pejabat lain juga ada," katanya menjawab wartawan usai dilantik. 

Diakuinya lagi bahwa ke depan sebagaimana arahan wali kota, dia siap melakukan tata kelola birokrasi yang efisien dan meningkatkan pelayanan publik. 

"Program-program diarahkan ke sana, mulai perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban pelaksanaan semua. Ya preventif dilakukan, tadi saya sampaikan mulai dari perencanaan kita pastikan sesuai pencapaian visi misi. Apa yang dianggarkan juga harus sesuai dengan yang direncanakan. Kita akan pastikan masyarakat nikmati peningkatan pelayanan publik," ujarnya. (has)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini