-->

Telan Anggaran Hampir Rp3 Miliar, Pengunjung Keluhkan Fasilitas Ramadhan Fair XX

Sebarkan:

 

Penampakan toilet portable di acara pembukaan Ramadhan Fair XX/2026 pada Rabu (25/2), kondisi dalamnya tanpa penerangan dan mengeluarkan bau tak sedap. Hasby/Hastara.id 
MEDAN, HASTARA.ID — Pelaksanaan Ramadhan Fair XX/2026 menuai banyak sorotan. Selain menelan anggaran sekitar Rp2,9 miliar, sejumlah fasilitas umum pada malam pembukaan sebagaimana amatan wartawan, Rabu (25/2) dalam kondisi kurang layak.

Kemeriahan di tengah acara pembukaan, muncul keluhan terkait kondisi fasilitas umum. Toilet portabel yang disiagakan di kawasan Jalan Sisingamangaraja/depan Taman Sri Deli terlihat dalam keadaan gelap karena tidak dilengkapi penerangan, serta menimbulkan bau tidak sedap. 

Belum terpasang fasilitas kipas angin di kedua sisi tenda sebagaimana pemandangan yang biasa terlihat setiap tahunnya. Atas kondisi ini, banyak pengunjung yang mengeluhkan hawa panas selama berada di arena Ramadhan Fair.  

Papan informasi mengenai kegiatan selama event Ramadhan Fair juga belum terlihat sama sekali. Baik di area stand-stand pelaku UMKM maupun pada area Taman Sri Deli, stand kriya kecamatan. Pemberitahuan menu dan harga pun demikian, sama sekali belum dipasang pada tiap-tiap stand pelaku UMKM. Kemudian aksesoris seperti logo bulan dan bintang yang biasanya terpasang di bagian atas pintu masuk, tampak belum ada sama sekali. Padahal aksesoris tersebut termasuk salah satu ikonik di arena Ramadhan Fair setiap tahunnya. 

Arena Ramadhan Fair XX/2026 yang belum difasilitasi dengan kipas angin, aksesoris nuansa bulan suci, dan papan pengumuman kegiatan selama satu bulan acara hingga informasi harga menu kuliner pada stand-stand pelaku UMKM. Hasby/Hastara.id
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi membuka event tahunan tersebut di Taman Sri Deli, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Medan Kota, Rabu (25/2) malam. Haddad Alwi menjadi bintang tamu di malam pembukaan tersebut. 

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, total anggaran Ramadhan Fair XX tercatat sebesar Rp2.941.638.900. Rencana kegiatan tersebut juga tertera dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).

Menanggapi adanya kekurangan dalam pelaksanaan, khususnya pada fasilitas umum, Rico Waas mengakui masih terdapat hal yang perlu dibenahi.

“Ya kita coba nanti kasih perbaikan yang lebih baik lagi agar nyaman,” ujarnya singkat usai pembukaan acara.

Ramadhan Fair merupakan agenda tahunan yang digelar Pemko Medan untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Sebanyak 150 pelaku UMKM berpatisipasi dalam event tersebut tahun ini. Meski demikian, pengawasan terhadap kualitas fasilitas dan transparansi pelaksanaan kegiatan dinilai tetap menjadi perhatian publik. (has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini