ACEH TAMIANG, HASTARA.ID —Rombongan relawan dari DPC ELF Mania Cinta Indonesia Medan tiba di Kecamatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, usai menempuh perjalanan panjang hampir 24 jam untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana alam. Kehadiran mereka disambut haru para pengungsi yang hingga kini masih kekurangan pasokan kebutuhan dasar.
Tujuh relawan — Indra Sembiring, Abdi Karo-karo, Nurmansah, Agus Setiawan, Rajib, dan Syahrial — membawa satu unit mobil ELF berisi beras, sembako, air mineral, mi instan, makanan bayi, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan pokok lain yang sangat dibutuhkan warga.
Setibanya di Aceh Tamiang, bantuan langsung didistribusikan ke beberapa titik pengungsian. Banyak warga yang tidak dapat menyembunyikan rasa lega setelah berhari-hari bertahan dengan pasokan terbatas.
“Kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan. Banyak warga terpaksa mengungsi dan belum mendapatkan akses yang cukup terhadap makanan maupun kebutuhan dasar,” ujar Syahrial, pengurus DPC ELF Mania Cinta Indonesia Medan kepada wartawan, Senin (8/12/2025).
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil solidaritas anggota komunitas ELF Mania serta dukungan masyarakat Medan yang peduli terhadap bencana di Aceh Tamiang. Minimnya logistik di wilayah terdampak membuat warga sangat bergantung pada bantuan dari luar daerah.
Indra Sembiring, salah satu relawan, menuturkan bahwa situasi di pos-pos pengungsian masih jauh dari kata layak. Banyak keluarga kehilangan rumah dan terpaksa bertahan di tenda-tenda darurat tanpa kepastian kapan dapat kembali.
“Pasokan makanan sangat terbatas. Warga sangat berharap pada bantuan kemanusiaan ini. Semoga apa yang kami bawa bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sini,” kata Indra.
Ia menegaskan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian komunitas terhadap sesama.
“DPC ELF Mania Cinta Indonesia Medan akan terus berkomitmen mendukung proses pemulihan di Aceh Tamiang selama bantuan masih dibutuhkan,” tambahnya.
Dengan kondisi yang masih jauh dari pulih, para relawan berharap lebih banyak elemen masyarakat dan pemerintah tergerak untuk mempercepat penanganan darurat serta pemulihan bagi ribuan warga yang terkena dampak bencana. (rel)
