-->

Polemik Pernyataan TPL: Panglima Kamtibmas Imbau Publik Jangan Telan Informasi Tanpa Verifikasi

Sebarkan:

 

Panglima Kamtibmas Indonesia, Drs Ardiansyah Tanjung, angkat bicara terkait polemik pernyataan Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan. Istimewa/Hastara.id

MEDAN, HASTARA.ID — Panglima Kamtibmas Indonesia, Drs Ardiansyah Tanjung, angkat bicara terkait polemik pernyataan Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan, yang sempat menjadi sorotan dan menuai berbagai tanggapan warganet. Ardiansyah menegaskan bahwa klarifikasi yang disampaikan Maruli sudah tepat dan proporsional.

Menurut Ardiansyah, sebagai putra Tapanuli, Maruli Siahaan telah menempatkan diri sesuai kapasitasnya sebagai wakil rakyat dari Fraksi Golkar, Daerah Pemilihan Sumatera Utara. Ia menilai polemik yang berkembang di media sosial justru bersumber dari potongan informasi yang tidak utuh.

“Maruli Siahaan menjawab tudingan keberpihakan secara tepat. Ia berbicara sebagai anggota DPR, bukan sebagai pembela perusahaan tertentu,” kata Ardiansyah di Medan, Jumat (12/12/2025). 

Maruli menjadi perbincangan setelah pernyataannya viral dan dinilai sebagian warganet seolah membela PT Toba Pulp Lestari (TPL). Namun, dalam klarifikasi resminya, Maruli menegaskan bahwa ia tidak membela pihak mana pun, melainkan mengedepankan proses hukum, kebenaran, dan kepentingan publik. Ia juga meminta Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Kehutanan hadir memberikan penjelasan terkait dasar pemberian izin operasional PT TPL.

“Sebagai anggota DPR, tugas saya adalah melakukan pengawasan berbasis hukum dan data, bukan mengikuti tekanan opini atau narasi provokatif,” tegas Maruli dalam pernyataannya.

Jangan Terprovokasi 

Menanggapi dinamika tersebut, Ardiansyah Tanjung mengimbau masyarakat Sumatera Utara untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta publik berhati-hati terhadap berita yang sumbernya tidak jelas dan tidak berasal dari lembaga media resmi.

“Informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu kegelisahan dan berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas. Karena itu, masyarakat harus tetap tenang dan menjaga kondusivitas,” ujarnya.

Ardiansyah yang juga dikenal sebagai aktivis peduli lingkungan Sumatera Utara tersebut kembali menegaskan pentingnya literasi informasi dan kehati-hatian dalam membagikan konten yang belum terkonfirmasi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk tetap menjaga suasana yang aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang tidak jelas asal usulnya,” pungkas dia. (rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini