-->

Bertemu Wamenkes, Zakiyuddin Pastikan RSUD dr Pirngadi Diperkuat Alat Medis Strategis

Sebarkan:

 

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap bertemu Wamenkes RI, Benyamin Paulus Octavianus membahas penguatan layanan kesehatan untuk RSUD dr Pirngadi Medan pada Selasa, 20 Januari 2026. Istimewa/Hastara.id 
JAKARTA, HASTARA.ID — Pemerintah Kota Medan terus mematangkan langkah penguatan layanan kesehatan daerah. Salah satu fokus utama adalah peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan RSUD dr Pirngadi Medan, yang kini dipastikan akan menerima dukungan alat kesehatan strategis dari Kementerian Kesehatan RI.

Kepastian tersebut diperoleh usai Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, bertemu langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dr Benyamin Paulus Octavianus, di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Zakiyuddin menyebutkan, penguatan RSUD dr Pirngadi dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pemerintah pusat, baik dari sisi infrastruktur maupun peralatan medis.

“Setelah sebelumnya RSUD dr Pirngadi mendapat dukungan revitalisasi gedung dari Kementerian PUPR, kami juga berkoordinasi langsung dengan Kementerian Kesehatan untuk pemenuhan alat kesehatan strategis,” kata Zaki -- sapaan akrab Zakiyuddin Harahap. 

Dalam pertemuan tersebut, Pemko Medan menerima kabar baik berupa bantuan sejumlah alat kesehatan berteknologi tinggi. Di antaranya Cathlab untuk layanan jantung, CT Scan, serta peralatan Imunohistokimia (IHK) yang digunakan dalam pemeriksaan jaringan kanker.

Insyaallah, alat-alat kesehatan tersebut akan tiba pada Februari mendatang dan segera dioperasikan. Ini akan sangat membantu optimalisasi pelayanan pasien di RSUD dr Pirngadi,” ujarnya.

Zaki menegaskan, kehadiran alat medis modern ini akan berjalan seiring dengan rencana pembangunan dan pengembangan gedung rumah sakit yang difasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum. Pemko Medan menargetkan RSUD dr Pirngadi menjadi rumah sakit rujukan yang semakin kompetitif dan berkualitas di Sumatera Utara.

Zakiyuddin Harahap memberikan cinderamata kepada Wamenkes RI Benyamin Paulus usai pertemuan pada Selasa, 20 Januari 2026. Istimewa/Hastara.id 

Selain membahas sarana dan prasarana, pertemuan tersebut juga menyoroti persoalan krusial di sektor kesehatan daerah, yakni kekurangan dokter terutama dokter spesialis.

“Kekurangan dokter spesialis masih menjadi tantangan serius di banyak daerah, termasuk Medan. Ini kami bahas sebagai isu bersama yang perlu solusi kolaboratif antara pusat dan daerah,” ungkap Zaki.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dr Benyamin Paulus Octavianus, menekankan pentingnya peran putra-putri daerah dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah asal mereka. 

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mendorong tenaga medis lokal untuk kembali mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan.

Wamenkes juga menyoroti aspek tata kelola rumah sakit, baik rumah sakit vertikal maupun rumah sakit daerah. Ia menegaskan, manajemen rumah sakit harus dibenahi agar pelayanan berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Rumah sakit harus berbenah. Jangan sampai kelebihan pegawai, tapi juga jangan kekurangan. Aspek efisiensi dan keberlanjutan ekonomi harus dijaga,” ucapnya.

Menurut Benyamin, rumah sakit dengan pelayanan prima dan manajemen yang sehat akan memiliki pendapatan yang baik sehingga secara alami mampu menarik minat tenaga medis, termasuk dokter spesialis.

“Kalau pelayanannya bagus dan income rumah sakit baik, dokter-dokter akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.

Dengan dukungan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan serta pembangunan infrastruktur dari Kementerian PUPR, Pemko Medan optimistis RSUD dr Pirngadi akan semakin siap memberikan pelayanan kesehatan yang modern, berkualitas, dan merata bagi masyarakat Kota Medan. (rel/has)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini