-->

Rommy Van Boy Dorong Prioritas Pemasangan Pipa Air Bersih di Sari Rejo

Sebarkan:

 

Suasana rapat triwulan IV/2025 Komisi IV bersama jajaran Dinas Perkimcikataru Kota Medan pada Senin (5/1/2026). Istimewa/Hastara.id 

MEDAN, HASTARA.ID — Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkimcikataru) segera memprioritaskan pemasangan pipa air bersih di Lingkungan II dan VI, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.


Permintaan tersebut disampaikan menyusul keluhan warga yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Air sumur yang digunakan warga dilaporkan keruh dan berwarna kehitaman, sehingga tidak laik konsumsi.


“Kami minta Dinas Perkimcikataru segera merealisasikan pemasangan pipa air ke rumah warga pada awal tahun 2026. Selanjutnya, perlu dilakukan kerjasama dengan Perumda Tirtanadi untuk suplai air bersih,” ujar Rommy dalam rapat evaluasi triwulan IV/2025 Komisi IV DPRD Medan bersama jajaran Dinas Perkimcikataru, di gedung dewan, Senin (5/1/2026).


Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi IV, Paul Mei Anton Simanjuntak, dihadiri sejumlah anggota antara lain Lailatul Badri, El Barino Shah, Jusuf Suka Ginting, Datuk Iskandar Muda, serta Edwin Sugesti. Hadir juga Kadis Perkimcikataru Jhon Ester Lase bersama jajaran.


Rommy menjelaskan, persoalan krisis air bersih tersebut ia temukan saat melaksanakan kegiatan reses di wilayah Sari Rejo pada akhir 2025. Ia mengaku prihatin karena masih banyak warga di Kota Medan yang belum menikmati layanan air bersih.


“Saya merasa miris, masih ada warga Medan yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kita berharap ini menjadi perhatian serius dan segera ditangani,” katanya.


Menanggapi hal itu, Jhon Ester Lase menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti usulan tersebut. Namun, ia meminta agar pengajuan resmi dari masyarakat dilengkapi dengan persetujuan kepala lingkungan dan lurah setempat.


“Kami berharap ada surat permohonan dari warga yang diketahui kepling dan lurah. Jika itu sudah ada, akan segera kami tindak lanjuti,” ujar dia. (has)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini