![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, dr Faisal Arbie. Istimewa/Hastara.id |
MEDAN, HASTARA.ID — Fraksi NasDem DPRD Kota Medan menyatakan persetujuan terhadap perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan. Perubahan ini dinilai penting guna mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan program Universal Health Coverage (UHC) menjadi UHC Premium.
Pandangan tersebut disampaikan dr. Faisal Arbie dalam rapat paripurna DPRD Medan, Selasa (10/2/2026), saat menyampaikan tanggapan fraksi atas penjelasan pengusul ranperda perubahan dimaksud.
“Seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik, Pemko Medan perlu sigap dan memiliki langkah antisipatif yang dilandasi regulasi yang kuat,” ujar Faisal.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen SKM, didampingi Wakil Ketua Hadi Suhendra, serta dihadiri sejumlah anggota dewan dari berbagai fraksi.
Faisal menambahkan, perubahan perda diperlukan untuk menunjang pelaksanaan program kesehatan yang lebih optimal, khususnya dalam pengembangan UHC menjadi UHC Premium. Menurutnya, peningkatan kompleksitas permasalahan dalam program UHC saat ini membutuhkan payung hukum yang lebih adaptif.
“Dengan perubahan perda ini diharapkan dapat mendukung implementasi UHC Premium guna meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di Kota Medan,” katanya.
Setelah menelaah penjelasan pengusul, Fraksi NasDem menyatakan setuju terhadap pengajuan Ranperda perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2012 sebagai hak inisiatif DPRD Kota Medan. Selain itu mendorong Pemko Medan untuk segera membentuk panitia khusus (pansus) guna membahas ranperda tersebut secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Tak hanya itu, Pemko Medan diminta mempersiapkan peraturan wali kota sebagai turunan dari perda, guna memperjelas petunjuk teknis dalam implementasi kebijakan sistem kesehatan ke depan.
“Harapannya, perda yang dihasilkan nantinya mampu menjadi solusi konkret dalam menjawab berbagai persoalan sistem kesehatan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Medan,” pungkas Faisal. (has)
