![]() |
| Dr Harli Siregar (tengah/topi putih) bersama istri diabadikan bersama para pemenang Kajatisu Cup II di Gedung Olahraga Pancing, Deli Serdang, Minggu, 15 Februari 2026. Istimewa/Hastara.id |
Penutupan kejuaraan dilakukan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr Harli Siregar. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi antusiasme peserta, panitia, hingga orang tua yang memadati tribun.
“Terimakasih kepada pengurus, panitia, wasit, para atlet, pelatih, dan orang tua. Ini bukan hanya pertandingan, tetapi proses panjang membentuk mental juara,” ujar Harli.
Menurutnya, Kajatisu Cup merupakan bentuk investasi sosial dalam membangun generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berintegritas. Ia berharap kejuaraan ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional, sekaligus menjadi gerbang bagi atlet Sumatera Utara menembus kompetisi tingkat lebih tinggi.
Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Sumatera Utara, Rahmat Shah menilai turnamen tersebut sebagai momentum penting dalam sistem pembinaan atlet daerah.
“Kami ingin melahirkan karateka yang bukan hanya kuat secara teknik, tetapi juga matang secara mental. Insyaallah tahun depan akan lebih meriah,” katanya.
Atmosfer emosional terasa saat para juara naik podium menerima medali, piagam, serta dana pembinaan yang diserahkan langsung Kajati Sumut, Harli Siregar. Sejumlah orang tua terlihat menitikkan air mata haru, mengabadikan momen ketika nama anak mereka dipanggil sebagai pemenang.
Ketua Panitia, Edmon Purba, melaporkan hasil akhir pertandingan. Kontingen Ikanas Sumut-A keluar sebagai juara umum, disusul Shindoka di posisi kedua dan Wadokai di peringkat ketiga. Menariknya, kejuaraan ini digelar tanpa dukungan sponsor. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Rizaldi, menyebut suksesnya kegiatan tidak terlepas dari soliditas panitia dan komitmen pimpinan dalam mendukung pembinaan olahraga.
“Komitmen Kajati Sumut terhadap pembinaan olahraga patut diapresiasi. Ini sangat positif bagi perkembangan generasi muda,” ujarnya.
Di balik daftar juara dan klasemen akhir, Kajatisu Cup II 2026 menyisakan catatan lebih dalam: tumbuhnya keberanian, disiplin, serta persahabatan lintas daerah. Dari gelanggang di Deli Serdang, ribuan atlet muda pulang membawa bukan hanya medali, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih tinggi. Kejuaraan ini berlangsung mulai 13-15 Februari 2026. (rel)
