“Kami mengapresiasi kerjasama antara Kementerian PUPR dan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam percepatan pembangunan Stadion Teladan untuk Piala AFF U-19. Setelah melihat langsung, kami optimistis Medan mampu menjadi tuan rumah,” ujar Nadhil, Kamis (30/4).
Ia menyebut, capaian pembangunan yang telah terlihat memberikan keyakinan bahwa stadion akan siap digunakan pada Mei 2026. Hal ini dinilai menjadi sinyal positif bagi kesiapan Indonesia menyelenggarakan Piala AFF U-19 2026.
Lebih dari sekadar infrastruktur, Nadhil menekankan nilai historis Stadion Teladan sebagai ikon kebanggaan masyarakat Medan dan Sumatera Utara. Menurutnya, status sebagai venue ajang internasional akan memperkuat identitas tersebut.
“Stadion ini memiliki nilai emosional bagi masyarakat. Jika menjadi venue internasional, tentu akan menjadi kebanggaan besar bagi Kota Medan dan Sumut,” ujarnya didampingi Anggota DPRD Medan, Afif Abdillah dan pengurus PSP Foundation Centre.
Kebangkitan Sepak Bola Sumut
Ia juga menilai, penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola di Sumatera Utara. Dengan fasilitas berstandar internasional, Stadion Teladan berpotensi menarik berbagai event olahraga lain di masa depan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah.
Selain itu, kehadiran stadion modern dinilai penting untuk mendukung pembinaan atlet muda. Fasilitas yang memadai diharapkan mampu memperkuat regenerasi pemain sepak bola di daerah.
Amatan wartawan di lapangan, proses revitalisasi Stadion Teladan telah memasuki tahap akhir. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada Mei 2026, sehingga stadion siap digunakan sesuai jadwal turnamen.
Dengan konsep modern berstandar FIFA dan kapasitas sekitar 20.000 penonton, Stadion Teladan diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas olahraga terbaik di Sumatera Utara, sekaligus mengembalikan kejayaan sepak bola daerah di kancah nasional maupun internasional. (has/rel)
