-->

Dari Revitalisasi Gereja Hingga Rumah Harapan, HUT Ke-111 Paroki St. Antonius Hadirkan Kabar Sukacita

Sebarkan:

 

Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor ikut menghadiri sekaligus memeriahkan revitalisasi Gereja serta Sanctuarium St. Antonius dari Padua Hayam Wuruk Medan dalam rangka HUT ke-111 paroki, Minggu (14/6/2026). Istimewa/Hastara.id 
MEDAN, HASTARA.ID – Ribuan umat Katolik memadati Gereja Katolik Paroki St. Antonius dari Padua Hayam Wuruk Medan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 sekaligus Pesta Pelindung Paroki yang berlangsung meriah dan penuh makna, Minggu (14/6/2026).

Perayaan yang mengusung tema "Menyapa yang Papa, Mengingatkan yang Kaya" itu tidak hanya menjadi momentum syukur atas perjalanan panjang paroki yang telah melayani umat selama lebih dari satu abad, tetapi juga menandai peresmian revitalisasi gereja dan sanctuarium serta peluncuran program sosial Rumah Harapan Sahabat Antonius Padua.

Kehadiran Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap, menjadi pusat perhatian umat. Kedatangannya disambut meriah dengan iringan Marching Band SMP Putri Cahaya, tarian budaya Karo "Mejuah-juah", serta prosesi adat yang menampilkan keberagaman budaya umat Paroki St. Antonius.

Nuansa kebhinekaan tampak kental ketika dua anak mengenakan busana tradisional India Tamil dan Tionghoa menyerahkan bunga sebagai simbol penghormatan kepada Uskup Agung Medan dan Wakil Minister Provinsial Kapusin Medan, RP Bernardus Sigalingging OFMCap.

Sebanyak 11 pasang pagar ayu dengan beragam pakaian adat Nusantara turut mengiringi prosesi masuk ke gereja. Pemandangan tersebut menjadi simbol persatuan umat lintas suku dan budaya yang selama ini menjadi kekuatan Paroki St. Antonius Hayam Wuruk Medan.

Revitalisasi Gereja Jadi Tonggak Baru

Puncak perayaan ditandai dengan Misa Syukur HUT ke-111 yang dipimpin langsung oleh Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap dan diikuti sekitar 2.500 umat serta tamu undangan.

Dalam homilinya, umat diajak mensyukuri perjalanan panjang paroki yang telah menjadi rumah iman bagi banyak generasi selama 111 tahun. Semangat Santo Antonius dari Padua dalam mewartakan kasih Allah kepada sesama kembali ditegaskan sebagai inspirasi pelayanan gereja masa kini.

Usai perayaan ekaristi, Uskup Agung Medan memimpin prosesi pemberkatan revitalisasi Gereja dan Sanctuarium St. Antonius dari Padua yang telah selesai dikerjakan. Revitalisasi tersebut tidak hanya menghadirkan wajah baru bagi bangunan gereja dan kawasan doa, tetapi juga menjadi simbol pembaruan semangat umat untuk terus membangun gereja yang hidup, terbuka, inklusif, dan misioner.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pelepasan balon HUT ke-111, pelepasan sembilan ekor burung merpati, serta pembunyian lonceng gereja yang diiringi lantunan megah lagu "Hallelujah" karya George Frideric Handel.

Balon yang dilepas ke angkasa melambangkan harapan umat yang terus dipanjatkan kepada Tuhan, sementara burung merpati menjadi simbol perdamaian dan persatuan dalam kehidupan menggereja.

Luncurkan Rumah Harapan untuk Pasien Kanker

Selain peresmian revitalisasi gereja, perayaan HUT ke-111 juga menjadi momentum peluncuran Rumah Harapan Sahabat Antonius Padua, sebuah program sosial yang diperuntukkan bagi pasien kanker dan keluarga yang menjalani pengobatan di RSUP H. Adam Malik Medan.

Program tersebut menyediakan tempat tinggal sementara bagi pasien dan keluarga yang membutuhkan selama menjalani proses pengobatan.

Melalui Rumah Harapan, Paroki St. Antonius ingin menghadirkan pelayanan gereja yang lebih dekat dengan masyarakat kecil, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi dan pergumulan kesehatan.

Inisiatif ini menjadi wujud nyata semangat sinodalitas Gereja, yakni berjalan bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kasih Allah melalui tindakan konkret kepada sesama yang membutuhkan.

Beri Penghargaan kepada Sahabat Gereja

Dalam rangkaian acara ramah tamah, panitia juga memberikan penghargaan "Sahabat Antonius dari Padua" kepada sejumlah keluarga dan kongregasi yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan dan pelayanan gereja.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan dukungan yang telah diberikan bagi pertumbuhan paroki selama bertahun-tahun.

Pada kesempatan yang sama, panitia menyerahkan sebuah sepeda dan foto Mgr. Kornelius Sipayung yang sedang bersepeda di depan gereja yang telah direvitalisasi. Simbol tersebut menggambarkan sosok pemimpin gereja yang sederhana, dekat dengan umat, serta terus bergerak membawa pembaruan bagi kehidupan gereja.

Sementara itu, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Medan, RP Mikael Manurung OFMCap, menerima miniatur Gereja dan Sanctuarium St. Antonius dari Padua sebagai simbol komitmen membangun gereja yang tidak hanya kokoh secara fisik, tetapi juga kuat dalam kehidupan iman umat.

Perayaan HUT ke-111 Paroki St. Antonius Hayam Wuruk Medan turut dihadiri berbagai tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan.

Mewakili Wali Kota Medan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, menyampaikan apresiasi atas kontribusi gereja dalam mendukung pembangunan sosial dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan budaya Batak, panitia menyematkan Uis Beka Buluh kepada perwakilan Pemko Medan sebagai simbol persaudaraan dan sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir pula Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, yang bergabung bersama ribuan umat dalam rangkaian perayaan tersebut.

Hingga malam hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni budaya, lomba paduan suara, hiburan rakyat, serta pembagian hadiah lucky draw. (rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini