MEDAN, HASTARA.ID — Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, mendorong Karang Taruna untuk tampil lebih progresif dan menjadi motor penggerak pembangunan pemuda di Kota Medan. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan calon Ketua Karang Taruna Kota Medan periode 2026–2031, drg. Dedy Saputra Pane, di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang pemaparan visi dan misi Dedy Saputra Pane dalam upayanya membawa Karang Taruna menjadi organisasi yang lebih adaptif, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Staf Ahli DPRD Kota Medan Zainuddin Lubis dan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem Saipul Bahri itu, Dedy membeberkan sejumlah program prioritas, mulai dari pemberdayaan ekonomi pemuda, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kepedulian sosial, hingga pengembangan kreativitas dan pelestarian budaya lokal.
Menurut Dedy, Karang Taruna harus bertransformasi dari sekadar organisasi seremonial menjadi wadah yang mampu mencetak generasi muda yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
“Karang Taruna harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Organisasi ini tidak boleh hanya aktif saat kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi pemuda untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Ia menegaskan, sektor pemberdayaan ekonomi akan menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya apabila dipercaya memimpin Karang Taruna Kota Medan. Melalui pengembangan usaha produktif dan program kewirausahaan, Dedy berharap semakin banyak pemuda yang memiliki kemandirian ekonomi dan peluang kerja.
Selain itu, peningkatan kapasitas pemuda melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penguatan karakter juga menjadi perhatian penting untuk menghadapi tantangan era digital dan persaingan global.
Menanggapi paparan tersebut, Wong Chun Sen memberikan apresiasi atas gagasan dan semangat yang dibawa Dedy Saputra Pane. Menurutnya, Karang Taruna memiliki posisi strategis dalam membina karakter generasi muda sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pemuda adalah aset bangsa yang harus terus diberi ruang untuk berkembang. Karang Taruna harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan pemuda agar lahir generasi yang produktif, kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tegas Wong.
Politisi yang juga dikenal aktif mendorong penguatan peran kepemudaan itu berharap kepengurusan Karang Taruna ke depan mampu menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat serta membuka ruang lebih luas bagi pengembangan potensi anak muda di Kota Medan.
Wong juga menyatakan dukungannya terhadap semangat pembaruan yang diusung Dedy Saputra Pane dalam kontestasi pemilihan Ketua Karang Taruna Kota Medan.
“Pada prinsipnya kami mendukung setiap niat baik yang bertujuan membangun pemuda dan masyarakat. Karang Taruna harus terus berkembang menjadi organisasi yang melahirkan program-program bermanfaat dan mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua pihak sepakat bahwa penguatan peran pemuda menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan Kota Medan yang maju, inklusif, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. (rel/has)
