MEDAN, HASTARA.ID — Puluhan warga Jalan STM Gang Suka Cita, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, menggelar aksi protes, Rabu (10/6), menyusul dugaan adanya pengisian pasokan air bersih oleh mobil pemadam kebakaran (Damkar) ke rumah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar, di tengah krisis air yang dialami masyarakat setempat.
Aksi warga berlangsung di sekitar kediaman pejabat tersebut setelah masyarakat mengetahui keberadaan mobil Damkar yang disebut memasok air ke rumah Benny Sinomba Siregar. Warga yang didominasi kaum emak-emak (ibu-ibu) ini menilai, tindakan tersebut tidak mencerminkan rasa keadilan karena mereka telah mengalami gangguan pasokan air sejak malam hari tanpa mendapatkan bantuan serupa.
“Kami sudah tidak mendapatkan air sejak malam. Tapi justru ada mobil Damkar yang mengisi air ke rumah pejabat. Sementara masyarakat tidak dilayani,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Ketegangan sempat terjadi ketika sejumlah warga mempertanyakan prioritas distribusi air bersih di tengah kebutuhan masyarakat yang mendesak.
Warga yang berkumpul di lokasi meminta pemerintah memberikan penjelasan terkait mekanisme penyaluran bantuan air bersih serta alasan rumah pejabat mendapatkan pasokan di saat warga lain mengalami kesulitan.
Menurut keterangan warga, mobil Damkar yang berada di lokasi akhirnya meninggalkan kawasan tersebut setelah mendapat protes dari masyarakat. Peristiwa itu pun memicu beragam reaksi dan menjadi perbincangan warga sekitar.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Medan segera turun tangan untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi serta memastikan distribusi bantuan dilakukan secara adil dan transparan tanpa membedakan status sosial maupun jabatan penerima.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tujuan pengiriman air oleh mobil Damkar tersebut maupun langkah yang akan diambil untuk mengatasi gangguan pasokan air di kawasan Jalan STM dan sekitarnya. Adapun Benny Sinomba Siregar merupakan paman kandung dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. (has)
